Pemprov Jateng Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Fokus Utama Tenaga Kesehatan

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Jun 2026 14:55 63 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) resmi mengusulkan sekitar 1.000 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2026. Pemprov Jateng mengalokasikan mayoritas formasi ini untuk tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis dan perawat yang ketersediaannya masih sangat mendesak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan bahwa Jateng masih memiliki kebutuhan tenaga kesehatan yang cukup tinggi. Hal ini sejalan dengan tren peningkatan permintaan layanan kesehatan dari masyarakat luas.

“Yang diajukan tahun ini sekitar 1.000 formasi, mayoritas tenaga kesehatan,” ucapnya dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Kamis, 25 Juni 2026.

Namun, Sumarno menegaskan bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tetap memegang kendali penuh atas persetujuan kebijakan tersebut. Ia menambahkan, pemerintah pusat sering kali tidak bisa merealisasikan seratus persen usulan formasi dari pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Sekda menyebutkan bahwa hampir semua sektor pelayanan publik di Pemprov Jateng sebenarnya memerlukan tambahan pegawai. Kendati demikian, tingginya angka kebutuhan layanan masyarakat membuat sektor kesehatan naik menjadi prioritas utama.

Jateng saat ini tidak hanya kekurangan perawat, tetapi juga menghadapi minimnya jumlah dokter spesialis di berbagai rumah sakit daerah. Situasi ini menghadirkan tantangan serius karena dokter spesialis memegang peran krusial dalam mendongkrak kualitas layanan kesehatan rujukan.

Pada momen pelantikan yang berlangsung secara luring dan daring tersebut, Sekda mengambil sumpah 231 pejabat fungsional baru di lingkungan Pemprov Jateng.

Ia secara khusus meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik untuk terus memompa semangat kerja serta mengutamakan pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan bertanggung jawab.

“Sebagai abdi masyarakat itu benar-benar memposisikan sebagai abdi, bagaimana merespons cepat, melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya dan penuh keikhlasan,” tegasnya.

Di sisi lain, Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Dhoni Widianto, merinci bahwa 231 Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengikuti pelantikan jabatan fungsional ini. Rinciannya mencakup 225 orang tenaga kesehatan dan 6 orang tenaga teknis.

Fakta tingginya angka kebutuhan ini membuktikan bahwa Pemprov Jateng masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan. Penambahan dokter spesialis dan perawat menjadi langkah vital untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu pelayanan pada rumah sakit maupun fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Melalui usulan 1.000 formasi baru tahun ini, Pemprov Jateng menaruh harapan besar agar pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan bisa terwujud secara bertahap. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menyajikan pelayanan medis yang jauh lebih optimal dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA