Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berdiskusi dengan Kepala Bappenas Rachmat Pambudy terkait pembangunan infrastruktur. NALARMEDIA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyambut kedatangan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, dalam sebuah agenda kunjungan kerja di Kota Semarang pada Senin (8/6/2026).
Melalui pertemuan strategis ini, Gubernur mengajak pemerintah pusat untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang bisa mendongkrak kesejahteraan masyarakat secara langsung, terutama di kawasan pantai selatan (pansela) dan pantai utara (pantura).
Ahmad Luthfi menekankan bahwa sinergi dan arahan dari pemerintah pusat memegang peran krusial dalam mempercepat pembangunan wilayah. Ia menjadikan pemerataan jalan dan perbaikan sistem irigasi sebagai fokus utama, mengingat status Jawa Tengah yang sangat vital sebagai lumbung pangan nasional.
Lebih lanjut, ia mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk memajukan infrastruktur penunjang ekonomi makro. Beberapa proyek yang menjadi sorotannya meliputi peningkatan konektivitas jalan, optimalisasi fungsi pelabuhan, hingga rencana pengembangan dry port (pelabuhan darat) di Jawa Tengah.
Merespons usulan tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melihat bahwa ide Gubernur Jateng ini sangat selaras dengan visi Presiden, yakni membangun fondasi negara langsung dari tingkat desa.
“Dari penjelasan Gubernur, saya mendapat insight (wawasan) mendalam terkait Jawa Tengah. Saya semakin menyadari bahwa pembangunan yang harus dilakukan bukan dari Jakarta, bukan dari Semarang, tetapi di desa-desa dari kawasan paling tertinggal. Ini arah dan cita-cita yang sama, bukan hanya dari Presiden, ternyata juga dari Gubernur Jawa Tengah,” ucapnya.
Rachmat juga memuji potensi luar biasa yang Jawa Tengah miliki, khususnya terkait pesatnya pertumbuhan angka tenaga kerja dan sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut.
“Pekerja atau karyawan dari Jawa Tengah itu punya keuletan yang luar biasa, daya tahan luar biasa. Petani kita juga jujur dan pekerja keras. Itu modal kita untuk maju,” ungkapnya.