Persiapan Capai 90 Persen, Jateng Siap Sambut Ribuan Kafilah MTQ Nasional 2026

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Agu 2026 10:47 18 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus mengebut persiapan jelang perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memastikan kesiapan Kota Semarang sebagai tuan rumah utama kini telah menyentuh angka 90 persen.

Panitia saat ini mulai menata area panggung utama atau venue pembukaan yang berlokasi di kawasan Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang. Selain itu, pemerintah juga telah mematangkan skema penyambutan kafilah dari berbagai provinsi, menyiapkan akomodasi khusus bagi tamu VIP dan VVIP, serta menyiagakan dukungan armada transportasi, tim keamanan, hingga fasilitas kesehatan.

Ajang kompetisi keagamaan tingkat nasional ini akan berlangsung mulai 12 hingga 19 September 2026. Penyelenggara memprediksi ribuan peserta beserta pengunjung akan membanjiri ibu kota Jawa Tengah tersebut.

“Kita melakukan rapat persiapan menjelang MTQ 2026. Kita harus menjadi tuan rumah yang baik, bisa menghormati tamu dengan baik,” kata Taj Yasin saat rapat koordinasi persiapan pelaksanaan MTQ Nasional 2026, di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin, 24 Agustus 2026.

Taj Yasin menegaskan bahwa Pemprov Jateng bersama seluruh pemangku kepentingan terus menyempurnakan berbagai detail persiapan teknis. Ia ingin menjamin seluruh rangkaian acara berjalan mulus dan sukses memberikan pelayanan paling maksimal bagi seluruh kafilah maupun pengunjung dari luar daerah.

Lebih jauh, Wagub Jateng menyoroti potensi besar dari perhelatan akbar ini. Ia mengarahkan agar penyelenggaraan MTQ Nasional tidak cuma berpusat pada arena perlombaan, tetapi juga wajib memicu dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat dan memutar roda perekonomian daerah.

Untuk mendukung visi tersebut, pemerintah menggenjot sektor pariwisata ramah Muslim di Kota Semarang. Panitia merancang program tur kota (city tour) bagi para kafilah agar mereka bisa mengeksplorasi dan ikut mempromosikan keindahan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.

“Harapannya masyarakat ini bisa mengunjunginya, para kafilah bisa di sana, bisa ada city tour untuk mempromosikan pariwisata-pariwisata kita,” ujarnya.

Menyempurnakan langkah tersebut, Pemprov Jateng juga proaktif menggandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Keterlibatan UMKM ini bertujuan agar gelaran MTQ Nasional langsung menyuntikkan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA