Pemain RD Kongo Yoane Wissa merayakan gol bersejarah saat menahan imbang Portugal 1-1 di Piala Dunia 2026. NALARMEDIA.COM – Tim nasional Republik Demokratik (RD) Kongo berhasil mencuri satu poin berharga saat menghadapi Portugal pada laga Grup K Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung sengit di Houston Stadium pada Rabu (17/6) waktu setempat tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
Hasil ini menjadi catatan emas bagi skuad Les Leopards. Yoane Wissa sukses mencetak gol perdana sekaligus mengunci poin pertama RD Kongo dalam sejarah Piala Dunia. Prestasi gemilang ini mereka raih setelah menanti selama 52 tahun sejak debut mereka pada edisi 1974 silam.
Laga ini juga menorehkan rekor istimewa bagi kapten Portugal, Cristiano Ronaldo. Bintang veteran ini resmi berstatus sebagai pemain non-kiper tertua yang tampil sebagai starter dalam pertandingan Piala Dunia pada usia 41 tahun 132 hari. Ia kini menyamai catatan legenda Italia, Paolo Maldini, dengan total 23 penampilan di turnamen bergengsi tersebut.

Portugal sebenarnya menggebrak lebih awal dan langsung unggul saat laga baru berjalan enam menit. Joao Neves sukses menyundul umpan silang akurat dari Pedro Neto dan langsung menaklukkan penjaga gawang Lionel Mpasi.
Meski sempat tertinggal, RD Kongo tidak menyerah begitu saja dan terus memberikan ancaman ke lini belakang lawan. Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada masa injury time, Yoane Wissa sukses menyamakan kedudukan melalui sundulan keras setelah menyambut umpan silang Arthur Masuaku.
Memasuki babak kedua, Joao Cancelo sempat merobek gawang RD Kongo lewat tendangan salto yang memukau. Sayangnya, wasit menganulir gol tersebut karena sang bek sayap sudah berada dalam posisi offside.

Kedua tim saling jual beli serangan hingga peluit panjang berbunyi. Bek tengah RD Kongo, Steve Kapuadi, dan kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, sama-sama mendapat peluang matang, tetapi gagal mengubah papan skor hingga akhir pertandingan.
Keberhasilan mencetak sejarah ini membuat Yoane Wissa merasa sangat emosional dan bangga.
“Saya tentu sangat bangga hari ini karena kami telah bekerja sangat keras. Ini adalah pertandingan yang sangat sulit melawan tim yang lebih kuat daripada kami. Namun kami menunjukkan keberanian dan daya juang. Mencetak gol pertama kami adalah sumber kebanggaan yang luar biasa karena itu mencerminkan karakter tim ini. Yang terpenting sekarang adalah terus melangkah maju,” ujar penyerang RD Kongo tersebut.
Pelatih RD Kongo, Sebastien Desabre, turut menyanjung kerja keras anak asuhnya yang pantang menyerah.
“Para pemain menunjukkan komitmen dan pengorbanan yang luar biasa. Kami menjalankan rencana permainan persis seperti yang kami inginkan, mencetak gol dari situasi bola mati, dan sejujurnya saya sangat bangga kepada para pemain karena mereka mewakili Kongo dengan cara yang sangat positif dan seluruh negara layak mendapatkannya,” tutur sang pelatih.
Di sisi lain, pelatih Portugal, Roberto Martinez, mengakui timnya sedikit kehilangan ritme permainan setelah gol penyama kedudukan tersebut.
“Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Mencetak gol seharusnya menjadi momen yang luar biasa, tetapi kenyataannya tidak demikian. Saya pikir kami sedikit kehilangan kedalaman serangan, kehilangan kelancaran dalam penguasaan bola, dan memberi mereka kesempatan untuk kembali menemukan bentuk permainan mereka. Kepercayaan diri yang mereka dapatkan setelah gol itu membuat pertandingan menjadi sangat sulit, tetapi itulah yang terjadi di Piala Dunia FIFA. Saya sangat puas dengan sikap tim. Ini bukan masalah kurangnya komitmen atau semangat juang; kami terus berusaha hingga akhir pertandingan. Kami bisa berkembang banyak dari pertandingan ini,” ungkap Martinez.
Gelandang Portugal sekaligus Pemain Terbaik dalam laga ini, Joao Neves, bertekad membawa timnya tampil lebih baik lagi pada pertandingan selanjutnya.
“Ini adalah pertandingan Piala Dunia FIFA pertama saya dan saya senang dengan penampilan saya. Namun, seperti yang selalu saya katakan, yang terpenting adalah tim. Ada beberapa hal yang perlu kami tingkatkan. Yang benar-benar kami butuhkan adalah kemenangan. Skuad ini bersatu dan bertekad untuk menjadi lebih baik,” tegas Neves menutup pembicaraan.