Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen berbincang akrab dengan seorang warga lansia saat meninjau layanan dokter spesialis keliling di Desa Paninggaran, Pekalongan. NALARMEDIA.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menggandeng Santri Gayeng Nusantara (SGN) berkolaborasi untuk memperluas akses layanan kesehatan. Kerja sama ini bertujuan membawa program dokter spesialis keliling (Speling) langsung menyentuh masyarakat di pelosok desa.
Kolaborasi tersebut tampak nyata ketika Taj Yasin hadir dalam acara Bakti Sosial SGN Kabupaten Pekalongan pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini turut melibatkan RSUD Kajen dan Pemerintah Desa Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.
Enam dokter spesialis dari RSUD Kajen turun langsung menangani pemeriksaan kesehatan secara gratis dalam acara ini. Sedikitnya 250 warga desa antusias memanfaatkan layanan tersebut.
Berbagai layanan kesehatan disediakan, mulai dari Poli Paru, Poli Penyakit Dalam, Poli Mata, Poli THT, Poli Anak, Poli Obgyn, Poli Jiwa, Poli Psikologis Klinis, hingga Rehabilitasi Medik.
Tokoh yang akrab dengan sapaan Gus Yasin ini menilai kolaborasi bersama organisasi kemasyarakatan seperti SGN sangatlah krusial. Langkah ini sangat efektif untuk mendekatkan fasilitas kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat kota atau rumah sakit.
Pemerintah Provinsi terus mendorong rumah sakit daerah agar rutin membawa program Speling langsung ke tengah masyarakat. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari upaya pemerataan fasilitas kesehatan di daerah.
“Spelling ini kita dorong terus supaya masyarakat desa juga bisa mendapatkan layanan dokter spesialis tanpa harus jauh-jauh ke rumah sakit,” ujarnya.
Tidak hanya berfokus pada pemeriksaan fisik, tetapi juga menyediakan layanan psikolog dan psikiater. Tujuannya adalah mendeteksi sedini mungkin berbagai persoalan kesehatan mental yang mungkin masyarakat hadapi.
Taj Yasin menekankan pentingnya warga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Banyak orang sering kali tidak menyadari gejala awal dari berbagai penyakit yang mengintai tubuh mereka.
“Kadang masyarakat merasa sehat, ternyata setelah dicek ada gejala penyakit tertentu. Karena itu pemeriksaan dini sangat penting,” katanya.
Ketua SGN Kabupaten Pekalongan, Sabilal Rosyad, menjelaskan bahwa organisasinya aktif bergerak pada bidang sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Mereka terus fokus membantu warga dengan menjalankan berbagai program kolaboratif.
“Kami berupaya hadir membantu masyarakat bersama pemerintah dan mitra lainnya. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat untuk warga,” katanya.
Warga menunjukkan antusiasme yang luar biasa sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka beramai-ramai memanfaatkan kesempatan emas ini untuk mengakses layanan kesehatan spesialis yang umumnya hanya berpusat di rumah sakit besar.
Fatimah Zahra (28), salah seorang peserta baksos, merasa sangat terbantu dengan adanya inisiatif ini. Ia bisa langsung memeriksakan kandungannya sekaligus menjalani prosedur USG secara gratis di desanya.
“Kalau di sini lebih lengkap, ada USG juga, jadi sangat membantu,” ujarnya.
Margono (69), warga setempat yang ikut memeriksakan matanya, menaruh harapan besar pada program ini. Ia berharap pemerintah bisa rutin menggelar layanan kesehatan spesialis keliling di wilayah pedesaan.
“Kalau ke rumah sakit jauh dan butuh biaya transportasi. Jadi kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat desa,” katanya.