Tinjau Tanah Amblas di Ungaran, Ahmad Luthfi Tenangkan Warga yang Menangis Haru

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Feb 2026 10:08 27 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Suasana emosional menyelimuti warga Perumahan Griya Bukit Jati Asri, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, saat Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, datang langsung meninjau lokasi tanah amblas, Jumat (13/2/2026).

Kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu membuat Sukarno (55), salah satu warga terdampak, tak kuasa menahan air mata. Ia tak menyangka rumahnya yang mengalami kerusakan akibat tanah amblas benar-benar didatangi gubernur secara langsung.

“Saya tidak menyangka didatangi Pak Gubernur,” ucap Sukarno dengan suara bergetar, didampingi istrinya, Suparti (54).

Kunjungan tersebut sejatinya bukan agenda resmi. Dalam perjalanan menuju Solo, Ahmad Luthfi menerima laporan terkait kejadian tanah amblas di wilayah Ungaran Timur. Ia pun memutuskan singgah untuk melihat langsung kondisi warga dan memastikan penanganan berjalan cepat.

Melihat Sukarno menangis, Luthfi berusaha menenangkan. Ia meminta agar warga tidak larut dalam kesedihan karena pemerintah daerah akan turun tangan hingga persoalan tuntas.

“Mboten usah nangis. Pak Karno sudah dibantu, yang kuat. Biar saya dan Pak Bupati yang memikirkan. Nanti Dinas Sosial dan Dinas PUPR juga akan membantu,” ujar Luthfi sembari menepuk pundak dan memeluk Sukarno.

Peristiwa tanah amblas terjadi pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Suparti menuturkan, luapan air dari area kebun di bagian atas permukiman tiba-tiba mengalir deras ke rumah warga hingga menyebabkan tanah ambles.

Tak hanya halaman rumahnya yang terdampak, lantai rumah tetangganya, Imam, juga mengalami kerusakan. Saat kejadian, Suparti sempat membantu evakuasi ke rumah tetangga sebelum akhirnya tanah di sekitar rumahnya ikut ambles.

Saat berdialog dengan gubernur, Suparti mengaku masih syok dan sulit berkata-kata. Ia hanya berharap perbaikan segera dilakukan agar keluarganya tidak terus menumpang di rumah orang lain. Selain itu, ia juga berharap adanya bantuan kebutuhan pokok, mengingat suaminya sudah tidak bekerja akibat stroke.

Kehadiran Ahmad Luthfi di tengah warga yang tertimpa musibah menjadi penguat moral tersendiri. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan koordinasi dengan pemerintah kabupaten serta dinas terkait segera dilakukan untuk mempercepat penanganan dan pemulihan kondisi di lokasi terdampak. (*)

LAINNYA