UMKM Pemuda Menuju Pasar Global, Karang Taruna Diajak Ambil Peran

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Feb 2026 12:56 18 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Pengurus Karang Taruna didorong untuk memprioritaskan program pemberdayaan ekonomi kreatif pemuda, termasuk pendampingan pemasaran produk UMKM yang dikelola generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat pengukuhan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Semarang masa bakti 2025–2030 yang digelar di pendapa rumah dinas bupati, Minggu (1/2/2026) siang.

Ia menilai, potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijalankan generasi milenial sangat besar dan perlu mendapat pendampingan, khususnya dalam aspek pemasaran, agar mampu menembus pasar ekspor.

“UMKM yang digerakkan anak muda potensinya luar biasa. Tugas kita adalah mendampingi pemasarannya agar bisa menembus pasar ekspor,” tegas Ngesti.

Untuk mendukung hal tersebut, Bupati meminta pengurus Karang Taruna aktif membangun koordinasi dan komunikasi dengan seluruh unsur daerah, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga pihak swasta, guna memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program kerja.

Selain fokus pada penguatan ekonomi, Karang Taruna juga diharapkan berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti penanganan bencana, pengentasan kemiskinan, serta pemberian stimulus bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengingatkan pentingnya konsolidasi organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Semarang masa bakti 2025–2030, Lugud Endro Susilo menegaskan komitmennya untuk memfokuskan program kerja pada pemberdayaan pemuda di bidang kewirausahaan dan ekonomi kreatif. Pemanfaatan teknologi dan digitalisasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.

“Kami siap membuka diri dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk membangun ekosistem pemberdayaan pemuda yang kuat,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua Karang Taruna Jawa Tengah I Gede Ananta Wijaya Putra mengingatkan bahwa Karang Taruna memiliki ruang gerak yang luas dan dapat berperan di berbagai sektor kehidupan. Oleh karena itu, pengurus diminta menyusun program kerja yang adaptif dan mampu menjawab tantangan zaman.

Ia juga mendorong Karang Taruna untuk melibatkan perguruan tinggi dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program kerja.

“Kolaborasi dengan perguruan tinggi penting untuk memperkuat kapasitas dan keberlanjutan program,” pungkasnya. (*)

LAINNYA