Wali Kota Agustina Pastikan Simpang Lima Kembali Steril Usai Pembukaan MTQ Nasional

waktu baca 3 menit
Senin, 14 Sep 2026 13:44 14 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat membersihkan tumpukan sampah di Kawasan Lapangan Pancasila Simpang Lima pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Pasukan kebersihan langsung mensterilkan lokasi sesaat setelah upacara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 rampung pada Sabtu (12/9/2026) malam. Kehadiran ribuan warga yang memadati arena memang memicu lonjakan volume sampah yang signifikan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa menjaga kebersihan tata kota merupakan wujud nyata pelayanan prima pemerintah kepada masyarakat dan para tamu kehormatan.

“Kami ingin MTQ Nasional ini sukses penyelenggaraannya, tetapi juga sukses memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Karena itu begitu kegiatan selesai, penanganan sampah langsung dilakukan. Jangan sampai kemeriahan acara meninggalkan persoalan kebersihan,” kata Agustina di Simpang Lima, Sabtu malam.

Untuk mengeksekusi pembersihan kilat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menyiagakan 20 personel andal. Lima petugas turun langsung menyisir area dalam Lapangan Simpang Lima bersama tim Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim). Sementara itu, 15 personel lainnya bergerak menyapu area lingkar luar yang mencakup Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, sejumlah arena perlombaan, hingga sentra kuliner.

Pemerintah juga mengerahkan armada pengangkut berskala besar untuk mengevakuasi tumpukan sampah. DLH menerjunkan dua unit kontainer dan dua truk jungkit (dump truck), sedangkan Disperkim menambah kekuatan dengan tiga unit dump truck. Mengingat setiap unit armada memiliki daya tampung hingga lima ton, total kapasitas angkut gabungan ini sukses mencapai 35 ton sampah.

“Ini bentuk kesiapan kita. Kita siapkan armada dan personel sesuai kebutuhan lapangan. Setelah massa bubar, petugas langsung menyisir dan mengangkut sampah supaya kawasan Simpang Lima dan sekitarnya kembali bersih,” ujar Agustina.

Operasi kebersihan ini berjalan lancar berkat kolaborasi lintas instansi. Saat DLH dan Disperkim fokus membereskan zona utama Simpang Lima, tim Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengambil alih penanganan wilayah luar, khususnya menyasar area saluran air dan drainase kota.

Agustina memastikan operasi kebersihan ekstra ini akan terus mengawal seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI hingga 20 September 2026 mendatang. Pasukan kebersihan tidak hanya menargetkan kawasan Simpang Lima, tetapi juga rutin menyisir seluruh venue perlombaan, arena pameran UMKM, sentra kuliner, dan titik-titik aktivitas para kafilah.

Lebih lanjut, ia mengingatkan urgensi pengelolaan sampah sejak dari hulu agar beban petugas tidak melulu berpusat pada proses evakuasi dan pengangkutan ke tempat pembuangan akhir.

“Kita tidak bisa hanya berpikir bagaimana mengangkut sampah sebanyak-banyaknya. Yang lebih penting adalah bagaimana sampah itu dikurangi, dipilah, dan dikelola sejak dari sumbernya. Ini menjadi pekerjaan bersama selama MTQ berlangsung,” ujarnya.

Oleh karena itu, Agustina mengajak seluruh elemen masyarakat, para delegasi kafilah, dan panitia penyelenggara untuk proaktif menjaga kebersihan. Ia meminta setiap pengunjung tertib membuang sampah pada tempat yang tersedia dan memilah jenis limbah jika memungkinkan.

“Pemerintah sudah menyiapkan petugas dan fasilitasnya, tinggal kita bersama-sama menjaga. Target kita jelas: MTQ sukses, masyarakat nyaman, pelayanan berjalan, dan Kota Semarang tetap bersih. Ini tanggung jawab kita bersama sebagai tuan rumah,” pungkasnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA