Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi dan memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Jagalan. NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turun langsung mengunjungi para korban kebakaran di permukiman padat penduduk Jalan Grajen Karang Loo, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, Jumat (12/6). Langkah ini ia lakukan demi memastikan penyaluran bantuan dan proses penanganan pascabencana di lapangan berjalan lancar.
Agustina menerangkan, kehadiran jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di tengah warga terdampak menjadi wujud nyata empati sekaligus dukungan psikologis. Ia memprioritaskan penguatan mental agar para korban bencana bisa segera bangkit dari masa-masa sulit.
“Saat ada warga yang tertimpa musibah, kita hadir untuk memberikan dukungan. Namun yang tidak kalah penting, kehadiran ini sebenarnya lebih pada memberikan dukungan moril kepada mereka yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar Agustina.
Korsleting listrik memicu insiden kebakaran rumah tersebut pada Kamis (4/6) lalu. Tiga kepala keluarga menempati hunian ini, termasuk keluarga Memet. Pihak keluarga pun menyambut positif gerak cepat Pemkot Semarang yang terus mengawal proses pemulihan pascabencana bagi warganya.
Wawan, sebagai perwakilan keluarga korban, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian penuh jajaran Pemkot Semarang. Ia merasakan langsung bagaimana seluruh elemen, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) tingkat kelurahan dan kecamatan hingga anggota DPRD, turun tangan memfasilitasi kelanjutan pembangunan kembali rumah tinggal mereka.
“Pemerintah Kota Semarang sangat membantu sekali untuk bantuannya di segala lingkungan. Dari ASN kelurahan, kecamatan, sampai anggota DPRD juga sangat membantu untuk kelanjutan pembangunan di rumah saya yang terdampak musibah kebakaran,” kata Wawan.
Selain membagikan bantuan stimulan, Wali Kota Semarang secara khusus memanfaatkan momen ini untuk mengapresiasi tingginya solidaritas masyarakat sekitar. Warga secara spontan saling bahu-membahu melokalisir kobaran api saat insiden terjadi, sehingga mereka sukses mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain.
“Tentu ucapan terima kasih saya kepada warga sekitar yang guyup rukun. Mereka tidak hanya mengantisipasi bencana lebih meluas, tetapi juga menjaga para korban bencana ini tetap dapat menjalankan kehidupan sehari-harinya. Saya kira guyub rukun masyarakat Kota Semarang ini yang harus terus kita jaga,” pungkas Agustina.