Petugas DPU Kota Semarang sedang memperbaiki jalan rusak di kawasan Panjangan. NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) agar segera memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak. Fokus utama perbaikan ini menyasar kawasan Semarang Barat sampai Ngaliyan.
Pemerintah Kota Semarang melaksanakan perbaikan ini secara bertahap. Kerusakan infrastruktur tersebut kemungkinan besar terjadi karena banyak kendaraan bermuatan berlebih atau bertonase tinggi melintas di area tersebut.
Agustina menjelaskan bahwa DPU sudah menyusun jadwal perbaikan jalan mulai 19 Mei sampai 19 Juni 2026. Pemerintah menetapkan jalan berlubang di area jembatan kawasan Panjangan sebagai salah satu titik prioritas penanganan.
“Sudah kami jadwalkan mulai tanggal 19 Mei sampai 19 Juni untuk perbaikan jembatan di Panjangan. Kemarin juga sudah mulai dibongkar untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya.
DPU tidak hanya fokus pada jembatan Panjangan, tetapi juga menangani kerusakan di berbagai ruas jalan lainnya. Area penanganan tersebut mencakup kawasan Kalipancur, Jalan Kol. R Warsito, hingga sekitar Islamic Center.
Pada awalnya, Pemkot Semarang juga berencana memperbaiki Jalan Pamularsih. Namun, mereka membatalkan rencana tersebut karena status jalan itu sekarang sudah beralih menjadi jalan nasional, sehingga proses perbaikannya masuk dalam wewenang pemerintah pusat.
“Pamularsih itu sekarang sudah di-upgrade menjadi jalan nasional, jadi bukan kewenangan pemerintah kota lagi,” jelasnya.
Petugas di lapangan kini menerapkan metode perbaikan yang berbeda dari sebelumnya. Mereka menggali bagian jalan yang rusak sampai ke dasar, lalu memperkuat struktur tanah menggunakan trucuk dan lapisan penunjang. Setelah fondasi kuat, barulah petugas mengaspal kembali permukaan jalan tersebut.
“Mudah-mudahan dengan sistem baru ini lebih tahan. Jadi digali semua sampai bawah yang rusak, dikasih trucuk, lalu diperkuat baru dilakukan pengaspalan,” katanya.
Untuk sementara waktu, petugas masih menggunakan material aspal karena mereka baru menangani titik-titik kerusakan tertentu secara parsial. Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot Semarang berencana mengkaji opsi betonisasi atau pelapisan ulang (overlay) secara menyeluruh.
Agustina Wilujeng Ahmad Luthfi AhmadLuthfi Banjir banjir Semarang Demokrasi Jawa Tengah Dinas Kesehatan Kota Semarang Dishub Kota Semarang DPRD Jateng DPRD Jawa Tengah Ekonomi Syariah Grobogan Handi Priyanto Huntara Tegal Idul Adha 1447 H Iduladha 2026 Idul Adha 2026 Iswar Aminuddin JATENG Jawa Tengah jawatengah kesehatan hewan kurban Kesehatan Masyarakat KetahananPangan Kota Semarang MANGKANG mitigasi kekeringan Mohammad Saleh Pariwisata Jateng pembangunan Jawa Tengah Pemkot Semarang PemkotSemarang Pemprov Jateng SEKDA JATENG Sekda Kota Semarang Semarang Sumarno Taj Yasin ternak Jawa Tengah UIN Walisongo UIN WALISONGO SEMARANG Universitas Diponegoro Waka DPRD Jawa Tengah Wakil Gubernur Jateng Wali Kota Semarang
