Program Indonesia ASRI Menyasar Krobokan, Gerindra Ajak Warga Kerja Bakti

waktu baca 4 menit
Minggu, 18 Okt 2026 13:41 15 Rudi Sidarta

NALARMEDIA.COM – Menghadapi potensi banjir saat musim hujan, DPC Partai Gerindra Kota Semarang memperkuat gerakan kepedulian lingkungan melalui kerja bakti massal di kawasan permukiman. Kali ini, kegiatan menyasar RW 12 Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Minggu (18/10/2026).

Aksi gotong royong tersebut menjadi bagian dari Program Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Selain membersihkan lingkungan, para kader Gerindra mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah rumah tangga dan menjaga kebersihan saluran air.

Ketua DPC Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut instruksi Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden RI, Prabowo Subianto, agar partai memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Kerja bakti diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi mampu menumbuhkan kebiasaan gotong royong dan kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan tempat tinggalnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga mengajak warga bersama-sama menjaga kebersihan dan mencegah persoalan lingkungan yang bisa berdampak pada kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Joko mengingatkan, sampah yang dibuang sembarangan ke sungai maupun saluran air dapat menghambat aliran air. Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, kondisi tersebut berpotensi memperbesar risiko genangan hingga banjir.

Karena itu, masyarakat diharapkan lebih disiplin membuang dan memilah sampah serta tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

Di sisi lain, kebiasaan membakar sampah secara sembarangan juga perlu dihindari, terutama ketika kondisi cuaca kering karena dapat memicu kebakaran.

Kerja Bakti Dibarengi Penanaman Pohon

Selain membersihkan lingkungan, Gerindra Kota Semarang menjalankan kegiatan penghijauan dengan menanam sejumlah jenis pohon di kawasan permukiman.

Joko menjelaskan, tanaman yang ditanam mencakup tanaman produktif, seperti pohon buah, serta tanaman peneduh. Program ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih hijau.

“Kami juga melaksanakan penanaman pohon sebagai salah satu program penghijauan di wilayah-wilayah permukiman di Kota Semarang. Ada beberapa jenis tanaman, baik tanaman produktif seperti tanaman buah dan tanaman peneduh yang kita tanam di area permukiman di Kota Semarang. Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat dan untuk lingkungan,” katanya.

Melalui kombinasi kerja bakti, edukasi pengelolaan sampah, dan penanaman pohon, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Ketua PAC Gerindra Kecamatan Semarang Barat, Abdul Majid, menjelaskan RW 12 Kelurahan Krobokan dipilih karena merupakan kawasan padat penduduk yang dinilai rentan terdampak banjir ketika musim hujan.

Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian warga yang masih membakar sampah untuk mengurangi timbunan sampah rumah tangga. Menurutnya, edukasi diperlukan agar masyarakat mulai menerapkan cara pengelolaan sampah yang lebih aman dan tepat.

“Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran warga untuk mengelola sampah dengan benar. Apalagi, wilayah ini cukup padat dan memiliki kerawanan banjir. Karena itu, kebersihan lingkungan dan saluran air harus menjadi perhatian bersama,” kata Abdul Majid, yang juga anggota DPRD Kota Semarang.

Ia berharap warga dapat terus menjaga kebersihan, terutama dengan tidak membuang sampah ke sungai dan memastikan saluran air di lingkungan permukiman tidak tersumbat.

Pengurus RW Apresiasi Gerakan Gotong Royong

Ketua RW 12 Kelurahan Krobokan, Tutus Hirawan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan kader Gerindra dalam kegiatan bersih lingkungan bersama warga.

Menurutnya, persoalan sampah yang masuk ke aliran sungai menjadi salah satu tantangan di wilayah tersebut. Apabila tidak ditangani bersama, sampah dapat mengganggu aliran air dan meningkatkan potensi banjir.

“Kami berterima kasih atas kepedulian dan dukungan kader Gerindra kepada warga RW 12. Persoalan sampah memang menjadi salah satu masalah di wilayah kami, apalagi jika sampah dibuang ke sungai dan akhirnya mengganggu aliran air,” ujarnya, didampingi Ketua RT 4 RW 12, Sunoko Adiwardoyo.

Melalui Program Indonesia ASRI, DPC Gerindra Kota Semarang berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di tingkat kecamatan dan kelurahan. Partisipasi aktif warga menjadi kunci untuk menjaga lingkungan tetap bersih, mengurangi risiko banjir, mencegah kebakaran akibat pembakaran sampah, dan memperluas ruang hijau di kawasan permukiman.(**)

LAINNYA