Wali Kota Agustina Resmi Buka New PM di Pasar Johar: Fokus Jadikan Pusat Ekonomi, Kuliner, dan Kreativitas

waktu baca 3 menit
Senin, 15 Jun 2026 21:41 12 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, terus mengambil langkah nyata untuk menghidupkan kembali kawasan Pasar Johar. Ia bertujuan menjadikan area bersejarah ini sebagai pusat perdagangan utama sekaligus ruang aktivitas yang inklusif bagi masyarakat.

Sebagai salah satu bentuk inovasi, Pemerintah Kota Semarang secara resmi membuka kawasan New PM (New Pasar Maling) yang berlokasi tepat di dalam kompleks Pasar Johar.

Ketika meninjau lokasi secara langsung, Wali Kota Semarang menyampaikan harapannya agar kehadiran New PM mampu menarik lebih banyak pengunjung sekaligus menyediakan ruang usaha baru yang menjanjikan bagi para pedagang lokal.

“Ya mudah-mudahan menjadi tambahan pedagang dan keramaian. Saya ingin Pasar Johar ramai dengan berbagai macam kegiatan yang tidak hanya berjualan, tetapi juga ada kegiatan seni, olahraga, dan lain-lain,” ujar Agustina, Senin (15/6).

Ia menyoroti bahwa pasar tradisional saat ini menghadapi tantangan yang jauh berbeda dibandingkan masa lalu. Masyarakat kini mulai mengubah pola belanja mereka menuju platform online, sehingga pengelola pasar wajib beradaptasi dengan cepat mengikuti laju perkembangan zaman.

“Sekarang zamannya online. Banyak yang meninggalkan Pasar Johar karena berjualan secara online. Karena itu pasar harus menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan,” katanya.

Agustina melihat potensi besar pada kawasan New PM untuk berkembang menjadi ruang publik yang jauh lebih kreatif. Pengelola kelak bisa memadukan aktivitas perdagangan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti pertunjukan seni budaya, program pelatihan UMKM, hingga mendirikan sentra kuliner khas Kota Semarang.

Lebih lanjut, ia merencanakan pemanfaatan area kosong pada bagian atas bangunan untuk memamerkan produk-produk UMKM lokal secara bergantian.

“Yang kosong di ujung sana akan saya jadikan etalase berkala. Bisa gantian setiap minggu. Teman-teman pedagang di sini juga bisa ikut. Pelatihan juga bisa dilakukan di sini, jadi tidak perlu ke hotel,” jelasnya.

Agustina turut membuka peluang untuk menghadirkan deretan kuliner khas Semarang guna menciptakan daya tarik baru yang memikat para pengunjung Pasar Johar.

“Mungkin bisa jadi kumpulan makanan khas Kota Semarang jadi satu. Ini sedang dicari formatnya. Karena pasar itu harus menyesuaikan dengan keinginan pelanggan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, menyampaikan bahwa para pedagang menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi menyambut pembukaan New PM.

Pihak Disdag mencatat sebanyak 912 pedagang sudah mendaftarkan diri secara resmi untuk menempati berbagai lapak yang tersedia di kawasan tersebut.

“Ada 912 pedagang yang mendaftar. Harapan kami New PM ini bisa mengembalikan kejayaan Pasar Maling yang dulu menjadi ikon Kota Semarang,” kata Aniceto.

Ia menjelaskan bahwa pengelola tetap mempertahankan identitas asli Pasar Maling yang sudah melekat di hati masyarakat selama puluhan tahun. Namun, mereka mengemas konsep New PM ini dengan tampilan visual serta suasana yang jauh lebih segar dan modern.

“New PM itu Pasar Maling model baru. Jadi identitasnya tetap ada, hanya dikembangkan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Hingga kini, tingkat keterisian lapak di kawasan New PM sudah melampaui angka 80 persen, yang mencakup sekitar 800 pedagang aktif. Sebagian besar pedagang yang mulai beroperasi fokus menawarkan produk fesyen dan aneka kuliner.

“Yang sudah mengisi lebih banyak pakaian dan kuliner campuran. Nanti lantai 2, lantai 3, dan lantai 4 akan kita isi semua,” jelasnya.

Guna mendongkrak minat pengunjung, Disdag Kota Semarang segera menjalankan berbagai evaluasi dan strategi promosi. Mereka berupaya memastikan harga barang tetap kompetitif sekaligus mendorong para pedagang untuk menawarkan produk berkarakter unik yang membedakannya dari area perdagangan lain di Pasar Johar.

Pemerintah Kota Semarang juga akan memperkuat langkah promosi dengan menggandeng berbagai media dan figur publik (influencer). Langkah aktif ini bertujuan agar masyarakat luas segera mengetahui kehadiran wajah baru dari Pasar Johar tersebut.

“Kita akan menggandeng influencer dan media untuk memperkenalkan bahwa di Pasar Johar sekarang ada hal baru, yaitu New PM,” pungkasnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA