Audiensi dengan Wakil Wali Kota, SEMA UIN Walisongo Bahas Konsolidasi Nasional Mahasiswa PTKIN

waktu baca 2 menit
Kamis, 7 Mei 2026 15:30 29 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Walisongo Semarang menggelar audiensi dengan Wakil Wali Kota Semarang di Kantor Wakil Wali Kota, Kamis, 7 Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi dan dukungan menjelang pelaksanaan Konsolidasi Nasional Mahasiswa PTKIN se-Indonesia.

Dalam audiensi itu, perwakilan SEMA UIN Walisongo memaparkan konsep kegiatan nasional yang akan mempertemukan mahasiswa PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Penguatan Peran Mahasiswa PTKIN dalam Mewujudkan Keadilan Sosial, Demokrasi Substantif, dan Pembangunan Berkelanjutan.”

Tak sekadar menjadi ajang berkumpul, forum nasional itu juga dirancang sebagai ruang diskusi strategis bagi mahasiswa untuk menyuarakan gagasan, kritik konstruktif, serta memperkuat peran generasi muda dalam menjaga stabilitas sosial dan demokrasi di tengah masyarakat.

Salah satu agenda utama yang dipaparkan ialah Dialog Kebangsaan pada hari kedua kegiatan. Forum tersebut nantinya akan membahas peran mahasiswa dan kepemudaan dalam membangun demokrasi substantif, memperkuat kolaborasi sosial, hingga mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, pihak SEMA UIN Walisongo juga menyampaikan harapan agar Wakil Wali Kota Semarang berkenan hadir sebagai narasumber sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan nasional tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Semarang memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang dinilai mampu menghadirkan ruang dialog positif dan produktif bagi generasi muda. Ia juga mendorong agar kegiatan tersebut dapat berjalan secara partisipatif, konstruktif, dan membawa manfaat luas bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Audiensi berlangsung hangat dan ditutup dengan penyerahan proposal kegiatan serta sesi dokumentasi bersama. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol penguatan komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah daerah dalam mendukung terciptanya ruang demokrasi yang sehat dan kolaboratif. (*)

LAINNYA