Arus Mudik Capai 1,37 Juta Kendaraan, Malam Takbiran di Jateng Berjalan Kondusif

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Mar 2026 16:10 8 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Jawa Tengah berlangsung dalam situasi aman dan tertib. Dari total 55 kegiatan yang terpantau di berbagai daerah hingga pukul 21.00 WIB, seluruhnya berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

Pemantauan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, Sekda Jateng Sumarno, serta unsur Forkopimda lainnya. Kegiatan tersebut juga disertai video conference dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kapolda Jateng menyampaikan bahwa situasi malam takbiran terpantau kondusif, meskipun sempat diguyur hujan ringan di wilayah Kota Semarang. Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat kejadian menonjol selama arus mudik maupun perayaan Idulfitri di Jawa Tengah. Kondisi ini didukung oleh pengamanan dari sekitar 11.800 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, instansi terkait, serta elemen masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Ahmad Luthfi melaporkan kepada Kapolri bahwa kondisi umum di Jawa Tengah tetap aman, termasuk aktivitas masyarakat saat malam takbiran. Ia menyebutkan bahwa kegiatan takbir keliling tetap diperbolehkan selama berkoordinasi dengan aparat setempat.

Berdasarkan data sementara hingga 20 Maret 2026, jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah selama arus mudik mencapai sekitar 1,37 juta unit, sementara kendaraan yang keluar tercatat sekitar 750 ribu unit. Angka tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk mendukung kelancaran perayaan Idulfitri, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor yang dilanjutkan hingga tingkat kabupaten dan kota. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, mencakup pengaturan lalu lintas, kesiapan infrastruktur jalan, pengelolaan objek wisata, hingga mitigasi bencana.

Pemerintah berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, termasuk stabilitas harga bahan pokok yang hingga kini dilaporkan dalam kondisi aman tanpa kelangkaan.

Sementara itu, Kapolri mengapresiasi sinergi yang terjalin antar unsur Forkopimda di Jawa Tengah. Ia menilai kolaborasi tersebut sebagai kekuatan penting yang perlu dipertahankan, serta mendorong agar koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan, termasuk dengan kementerian terkait. (*)

LAINNYA
x