Halalbihalal Pemprov Jateng Jadi Wadah Silaturahmi Beragam Kalangan

waktu baca 3 menit
Rabu, 25 Mar 2026 21:46 13 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan halalbihalal di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Rabu, 25 Maret 2026. Acara ini menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dari latar belakang yang beragam.

Kegiatan yang berlangsung pada hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Turut hadir pula jajaran Forkopimda, Sekda Jateng Sumarno, Ketua DPRD Jateng Sumanto, Wakapolda Jateng Latif Usman, para kepala OPD, serta direksi BUMD Jawa Tengah. Hadir juga Ketua TP PKK sekaligus istri Wakil Gubernur, Nawal Nur Arafah.

Selain pejabat pemerintahan, acara ini diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemprov Jateng, kelompok disabilitas, anak-anak yatim piatu dari sejumlah panti asuhan, warga sekitar, awak media, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.

Tak hanya itu, para bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota se-Jawa Tengah juga turut hadir untuk bersilaturahmi dengan pimpinan daerah.

Menurut Ahmad Luthfi, halalbihalal merupakan tradisi yang rutin digelar setiap Idulfitri. Selain sebagai sarana mempererat hubungan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan sinergi antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Kita laksanakan halalbihalal untuk menyamakan persepsi, mempererat silaturahmi, sekaligus membangun semangat dalam meningkatkan pelayanan di 35 kabupaten/kota,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa momentum ini juga menjadi refleksi bagi ASN untuk memperkuat integritas dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Makna halalbihalal bagi ASN adalah saling memaafkan sekaligus memperkuat integritas kepala daerah agar tata kelola pemerintahan berjalan secara good governance,” jelasnya.

Ia menambahkan, nilai kebersamaan yang terbangun harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Dalam kegiatan tersebut, kelompok disabilitas dan anak-anak panti asuhan turut merasakan kebahagiaan karena dapat hadir dan bersilaturahmi langsung dengan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Ketua Himpunan Masyarakat Inklusif Kota Semarang, Yayuk, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan kepada penyandang disabilitas untuk terlibat dalam kegiatan ini setiap tahunnya.

“Tahun ini lebih banyak teman-teman disabilitas yang hadir karena semakin banyak organisasi yang terbentuk. Saat ini komunitas kami menaungi 31 organisasi disabilitas di Kota Semarang,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan penyandang disabilitas dapat memperoleh lebih banyak ruang untuk berkarya agar semakin mandiri. Menurutnya, perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama ini sudah cukup baik.

“Semakin hari inklusivitas di Jawa Tengah semakin meningkat. Harapannya, semakin banyak ruang bagi kami untuk berkarya,” tambahnya.

Sementara itu, Yuliani, salah satu penghuni Panti Pelayanan Sosial Anak Woro Wiloso Salatiga, mengaku senang dan bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyebut momen ini menjadi pengalaman berharga karena tidak semua orang memiliki kesempatan bertemu langsung dengan pimpinan daerah.

“Ini pertama kalinya saya ikut halalbihalal di sini. Senang sekali karena sebelumnya Pak Gubernur memang mengundang kami. Semoga Jawa Tengah semakin maju dan berkembang,” ujarnya. (*)

LAINNYA
x