Rumah Dinas Wagub Jateng Dibuka untuk Kegiatan Warga, Taj Yasin Sambut Peserta Susbanpim GP Ansor

waktu baca 2 menit
Minggu, 17 Mei 2026 13:43 11 Rudi Sidarta

NALARMEDIA.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan bahwa rumah dinas wakil gubernur di kawasan Jalan Rinjani, Gajahmungkur, Kota Semarang, tidak hanya menjadi tempat kediaman pejabat, tetapi juga ruang bersama bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Taj Yasin saat menerima rombongan peserta Panitia Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII Tahun 2026 yang digelar Pimpinan Pusat GP Ansor, Sabtu (16/5) malam.

Dalam kegiatan ramah tamah tersebut, suasana hangat dan akrab terlihat saat 93 peserta Susbanpim dari wilayah Indonesia bagian barat berkumpul di rumah dinas wagub. Peserta berasal dari Sumatera, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sebelumnya, mereka mengikuti pelatihan di Pusat Pendidikan Binmas, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada 12–17 Mei 2026.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharuddin, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Muhammad Shidqon Prabowo, serta jajaran pengurus GP Ansor dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Taj Yasin mengatakan rumah dinas tersebut memang sengaja dibuka untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan agar dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat.

“Rumah ini memang kami fungsikan untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Jadi siapa saja boleh menggunakan tempat ini untuk kegiatan, meskipun tidak ada tuan rumahnya,” ujarnya.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu juga mengaku senang bisa menerima para peserta Susbanpim di rumah dinasnya. Menurutnya, Banser memiliki peran penting sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama yang terus menjaga khidmah kepada para ulama.

Sementara itu, Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharuddin menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap kegiatan Susbanpim.

“Kami merasa istimewa karena kegiatan ini dibuka bersama Pak Gubernur dan ditutup oleh Wakil Gubernur. Mudah-mudahan menjadi berkah dan memberi semangat baru bagi seluruh peserta saat kembali ke daerah masing-masing,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Susbanpim tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan, baik dari sisi metode pembelajaran maupun materi pelatihan.

Materi yang diberikan meliputi penguatan ekonomi dan bisnis, pembangunan sumber daya manusia, inovasi teknologi, hingga pengelolaan media dan organisasi. (*)

LAINNYA