Respons Cepat Pemkot Semarang, Drainase Gajah Raya Dikeruk Usai Aduan Warga

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Apr 2026 10:39 5 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, segera merespons laporan warga terkait tingginya sedimentasi yang menghambat aliran drainase di sepanjang Jalan Gajah Raya. Ia langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk melakukan pembersihan secara intensif.

Menindaklanjuti arahan tersebut, tim DPU diterjunkan ke lokasi dengan membawa sejumlah alat berat serta armada pengangkut guna mempercepat proses pengerukan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aliran air kembali lancar dan mengurangi potensi genangan.

Agustina menjelaskan, pengerukan sedimentasi sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang dilakukan secara berkala, terutama setelah hujan karena endapan lumpur kerap kembali muncul dan berisiko menyumbat saluran air.

Selain endapan sedimen, kendala lain yang ditemukan di lapangan adalah adanya bangunan penyambung jalan masuk (PJM) yang menutup sebagian drainase. Untuk kondisi tersebut, petugas melakukan penanganan secara manual apabila alat berat tidak dapat menjangkau lokasi.

Menurutnya, respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) yang diterapkan, khususnya saat kondisi cuaca ekstrem atau hujan dengan intensitas tinggi.

Tak hanya di Gajah Raya, beberapa wilayah di Semarang Timur juga menjadi fokus penanganan, di antaranya Muktiharjo Kidul, Muktiharjo Lor, hingga kawasan Genuk yang kerap terdampak genangan.

Untuk mendukung pekerjaan di lapangan, DPU mengerahkan berbagai peralatan, seperti excavator long arm, excavator amphibi, backhoe loader, serta dump truck untuk mengangkut material hasil pengerukan agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Agustina menambahkan, Pemkot Semarang telah memiliki daftar prioritas pembersihan drainase setiap tahunnya. Namun, laporan masyarakat tetap menjadi acuan penting dalam menentukan percepatan penanganan di lapangan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan permasalahan melalui berbagai kanal aduan yang telah disediakan. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai tingkat urgensinya.

Melalui langkah cepat ini, diharapkan risiko genangan dapat diminimalkan dan sistem drainase tetap berfungsi optimal, terutama di tengah curah hujan yang masih tinggi di sejumlah wilayah Kota Semarang. (*)

LAINNYA