Dirut PDAM Semarang Wakili Indonesia di Global Water Summit 2026 Spanyol

waktu baca 3 menit
Rabu, 13 Mei 2026 05:23 6 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM — Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Dr. Ir. H. Ady Setiawan, dijadwalkan menghadiri ajang internasional Global Water Summit 2026 yang berlangsung di Madrid, Spanyol, pada 18–20 Mei 2026. Kehadiran tersebut menjadi langkah strategis PDAM Semarang dalam memperkuat transformasi layanan air minum, memperluas jejaring global, serta mendorong inovasi pengelolaan air perkotaan berkelanjutan.

Global Water Summit merupakan forum sektor air berskala dunia yang mempertemukan para pemimpin utilitas air, investor infrastruktur, penyedia teknologi, lembaga pembangunan, hingga pengambil kebijakan dari berbagai negara. Forum ini menjadi ruang diskusi penting terkait tantangan sektor air global, mulai dari ketahanan sumber daya air, perubahan iklim, pembiayaan infrastruktur, digitalisasi layanan, efisiensi operasional, hingga peningkatan akses air minum.

Dalam forum tersebut, Direktur Utama PDAM Semarang juga tergabung dalam 300 Water Leaders, sebuah jejaring internasional yang dibentuk untuk mempercepat transformasi utilitas air dalam mendukung akses air minum dan sanitasi bagi 300 juta penduduk tambahan pada tahun 2030. Program ini menempatkan utilitas air sebagai aktor utama dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 6 melalui penguatan layanan, strategi transformasi, dan pembelajaran antarsesama utilitas.

Keikutsertaan PDAM Semarang dalam jejaring tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan air minum perkotaan. PDAM Semarang dinilai memiliki arah transformasi yang sejalan dengan semangat 300 Water Leaders, terutama dalam peningkatan akses layanan, penguatan kinerja utilitas, pengembangan strategi jangka panjang, serta kesiapan berkolaborasi di tingkat global.

Berdasarkan daftar anggota 300 Water Leaders, terdapat tiga utilitas air dari Indonesia yang tergabung dalam jejaring tersebut, yakni PDAM Surya Sembada, Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, dan Perumda Tirta Kanjuruhan. Kehadiran PDAM Semarang pun menjadi bagian dari representasi Indonesia dalam jejaring pemimpin utilitas air dunia.

Partisipasi tersebut juga tidak lepas dari perjalanan kerja sama internasional yang telah dibangun PDAM Semarang dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan diketahui aktif mengikuti berbagai program Water Operator Partnership, termasuk melalui kolaborasi bersama VEI WaterWorX yang berfokus pada peningkatan kapasitas, transfer pengetahuan, penguatan kinerja utilitas, dan pengembangan layanan air minum berkelanjutan.

Selain itu, PDAM Semarang juga terlibat dalam Urban Water Catalyst Initiative (UWCI), sebuah inisiatif yang mendukung penguatan utilitas air perkotaan agar lebih siap menghadapi kebutuhan investasi, peningkatan layanan, dan tantangan keberlanjutan jangka panjang. Melalui berbagai kerja sama tersebut, PDAM Semarang terus memperkuat kapasitas kelembagaan, tata kelola perusahaan, serta kesiapan pelayanan air minum bagi masyarakat Kota Semarang.

Keikutsertaan dalam Global Water Summit 2026 dan 300 Water Leaders dinilai membawa manfaat strategis bagi pengembangan perusahaan. Selain memperluas jejaring dengan sesama pemimpin utilitas air dunia, forum ini juga membuka peluang kerja sama teknis, pembiayaan, hingga akses terhadap praktik terbaik pengelolaan air yang relevan untuk diterapkan di Kota Semarang.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Dr. Ir. H. Ady Setiawan, mengatakan bahwa partisipasi dalam forum internasional tersebut merupakan bagian dari upaya PDAM Semarang untuk terus belajar, beradaptasi, dan memperkuat kolaborasi global.

“Tantangan air minum perkotaan saat ini tidak dapat diselesaikan secara parsial. Diperlukan kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran dari berbagai utilitas air dunia. Melalui forum ini, PDAM Semarang ingin memperkuat jejaring, memperoleh perspektif baru, serta membawa praktik-praktik terbaik yang relevan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Semarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan PDAM Semarang di forum internasional sejalan dengan arah pengembangan perusahaan dalam mendukung akses air minum yang lebih luas, pelayanan yang lebih andal, serta tata kelola perusahaan yang adaptif terhadap tantangan masa depan.

Melalui partisipasi dalam Global Water Summit 2026, 300 Water Leaders, serta berbagai kerja sama internasional seperti VEI WaterWorX dan UWCI, PDAM Semarang berharap dapat memperkuat posisinya sebagai utilitas air daerah yang aktif belajar, berkolaborasi, dan berinovasi dalam menjawab tantangan layanan air minum perkotaan. (*)

LAINNYA