Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berikan keterangan pers usai rapat paripurna di DPRD Jateng. NALARMEDIA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mencegah penyebaran Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di wilayahnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mewujudkan dukungan tersebut dengan menguatkan program edukasi sejak dini. Pemerintah juga menyiagakan layanan konseling dan menggerakkan seluruh perangkat daerah untuk melakukan langkah pencegahan aktif di masyarakat.
Langkah strategis ini mengacu langsung pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2025–2029. Aturan negara tersebut secara tegas mengkategorikan penyebaran budaya LGBTQ sebagai salah satu bentuk ancaman nonmiliter.
Luthfi memastikan Pemprov Jateng akan mengerahkan seluruh dinas terkait untuk memperkuat barisan pencegahan. Ia menugaskan institusi sekolah dan jajaran Dinas Kesehatan untuk turun tangan langsung sebagai ujung tombak penanganan.

“Dinas terkait kita perintahkan untuk betul-betul melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan. Jadi pencegahan itu harus sejak dini,” kata Luthfi, seusai rapat paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian Semarang, Rabu (8/7/2026).
Gubernur memaparkan bahwa Pemprov Jateng saat ini telah mengoperasikan layanan konsultasi psikolog gratis secara daring (online). Masyarakat luas bisa mengakses fasilitas medis ini untuk mendapatkan pendampingan psikologis, terutama saat menghadapi berbagai persoalan terkait perilaku berisiko.
“Dinas kita punya terobosan kreatif yaitu aplikasi Logis, jadi konsultasi gratis. Ini kita gunakan di tiga kabupaten/kota, bisa konsultasi lewat online, termasuk perilaku menyimpang LGBT juga bisa kita gunakan di sana,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Luthfi menegaskan bahwa pendekatan Pemprov Jateng akan selalu menitikberatkan pada aspek pencegahan, edukasi masyarakat, dan layanan konseling. Ia meyakini strategi terpadu ini mampu menangani dan membendung persoalan sosial tersebut sedini mungkin.