Wali Kota Semarang Sambut Hangat Biksu Thudong, Wujudkan Bukti Nyata Toleransi Beragama

waktu baca 2 menit
Senin, 25 Mei 2026 15:02 1 Fajrul Amien

NALARMEDIA.COM – Pelataran Masjid Al Falah di Jalan Kaligawe, Genuk, memancarkan suasana sejuk yang penuh nilai toleransi. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turun langsung menyambut kedatangan rombongan Biksu Thudong lintas negara yang tengah menjalani perjalanan spiritual bertajuk ‘Walk for Peace’.

Keputusan menjadikan masjid sebagai lokasi singgah dan penyambutan mengisyaratkan pesan mendalam. Langkah ini membuktikan bahwa perbedaan agama tidak menjadi penghalang, tetapi justru membangun jembatan kerukunan yang kuat di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut.

“Saya ingin bertemu langsung dengan panjenengan semua untuk menyerap energi kedamaian yang dibawa dalam perjalanan ini. Kehadiran rombongan ini membawa kekuatan dan semangat tersendiri bagi gerakan ‘Semarang Damai’ yang terus kita gaungkan,” ujar Agustina dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

Agustina menekankan bahwa warga Kota Semarang memiliki jati diri yang sangat sejalan dengan misi perdamaian dunia para biksu tersebut. Bagi masyarakat setempat, toleransi telah menjadi napas kehidupan sehari-hari dan bukan sekadar pemanis kata.

Nilai kerukunan ini juga tecermin jelas melalui filosofi lokal masyarakat, yakni Warak Ngendog. Filosofi tersebut mendidik warga agar persatuan dari berbagai etnis maupun agama di Semarang mampu mewujudkan hasil yang nyata, yaitu kedamaian kota.

Seluruh umat beragama selalu menyokong penuh berbagai tradisi kebudayaan besar di kota ini, mulai dari perayaan Dugderan sampai pawai Ogoh-Ogoh, tanpa terkecuali.

Kesadaran toleransi yang sangat tinggi ini juga terwujud berkat langkah aktif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Mereka terus bergerak secara inklusif merangkul masyarakat hingga menyentuh kawasan tingkat kecamatan.

Lebih lanjut, sang Wali Kota berjanji akan selalu menjaga ruang sosial yang aman, damai, dan penuh rasa saling menghormati. Upaya ini menjadi sangat krusial untuk menghadapi berbagai tantangan Kota Semarang yang terus berkembang sebagai kawasan metropolitan yang dinamis.

Menjelang perayaan Waisak, Agustina pun memanjatkan doa keselamatan sebelum melepas rombongan Biksu Thudong untuk melanjutkan perjalanan menuju destinasi akhir mereka.

“Kita antarkan rombongan ini dengan doa, semoga beliau-beliau selalu sehat, selamat sampai di tempat tujuan, dan bisa terus menebarkan kedamaian,” pungkasnya.

LAINNYA