Penanaman 2.000 Meter Persegi Bawang Putih di Pekalongan Dukung Swasembada Pangan Nasional

waktu baca 2 menit
Jumat, 21 Agu 2026 17:38 1 Rudi Sidarta

NALARMEDIA.COM – Upaya mempercepat terwujudnya swasembada bawang putih nasional mulai digencarkan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Sebanyak 2.000 meter persegi lahan di Dukuh Rowo, Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono, ditanami bawang putih secara serentak pada Rabu, (19/8/2026.

Penanaman bawang putih tersebut merupakan bagian dari program penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi yang dipimpin langsung Kapolri melalui zoom meeting.

Di Kabupaten Pekalongan, kegiatan dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pekalongan Yudhi Himawan, Camat Petungkriyono Hadi Surono.

Hadir pula Kapolsek Petungkriyono Iptu Eko Widiyanto, anggota Koramil Petungkriyono, pemerintah Desa Tlogopakis, serta kelompok tani setempat.

Sedikitnya 50 orang terlibat dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 100 kilogram bibit bawang putih ditanam di lahan seluas 2.000 meter persegi yang dikelola bersama Kelompok Tani Desa Tlogopakis.

Petungkriyono Dinilai Potensial untuk Bawang Putih

Desa Tlogopakis terpilih sebagai salah satu lokasi penanaman karena berada di kawasan dataran tinggi Petungkriyono. Kondisi geografis dan lingkungan di wilayah tersebut sangat mendukung pengembangan komoditas bawang putih.

Pemanfaatan lahan pertanian di kawasan tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian daerah, tetapi juga ikut memperkuat ketersediaan bawang putih untuk kebutuhan pangan nasional.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, keterlibatan Polri dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Penanaman bawang putih ini menjadi bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan kelompok tani untuk mendorong swasembada pangan,” ujar Rachmad.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pertanian secara produktif perlu terus menjadi perhatian, khususnya di wilayah yang memiliki potensi pertanian seperti Kecamatan Petungkriyono.

Ia berharap penanaman bawang putih di Desa Tlogopakis dapat terealisasi secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama para petani.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan hasilnya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani. Dengan sinergi yang kuat, potensi pertanian daerah dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan pangan nasional,” imbuhnya.

Program penanaman bawang putih tersebut sekaligus menjadi langkah untuk mengoptimalkan potensi pertanian daerah. Dengan dukungan pemerintah, aparat, kelompok tani, dan masyarakat, pengembangan komoditas bawang putih di Petungkriyono harapannya dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap target swasembada pangan nasional.(**)

LAINNYA