Wali Kota Semarang Minta Maaf Atas Pengalihan Arus Lalu Lintas saat Pembukaan MTQ Nasional

waktu baca 2 menit
Sabtu, 12 Sep 2026 17:33 15 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, secara terbuka memohon maaf kepada seluruh lapisan masyarakat atas pemberlakuan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas selama upacara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memusatkan malam seremoni pembukaan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima pada Sabtu (12/9/2026) mulai pukul 19.00 WIB. Panitia memprediksi ribuan kafilah, tamu undangan, hingga warga masyarakat akan membanjiri lokasi, sehingga aparat berwenang harus menutup sementara sejumlah ruas jalan strategis.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, apabila selama pembukaan MTQ Nasional XXXI ada ruas jalan yang harus dialihkan. Kota Semarang sedang mendapat kehormatan menjadi tuan rumah, sehingga perlu ada penyesuaian lalu lintas agar kegiatan berjalan aman dan nyaman bagi semua,” ujar Agustina di Semarang, Jumat (11/9/2026).

Lebih lanjut, Agustina menjelaskan bahwa petugas gabungan akan mengeksekusi skenario pengalihan arus ini sejak Sabtu sore pukul 16.00 WIB. Penutupan akses jalan ini akan terus berlangsung hingga seluruh rangkaian seremoni pembukaan selesai.

Pengendara wajib mengantisipasi penyekatan di sejumlah titik vital, mulai dari Simpang KFC Pandanaran, Jalan Merbabu, Ujung Masjid Baiturrahman, dan Jalan Gajah Mada. Petugas juga akan mengalihkan arus kendaraan yang melintasi Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Erlangga, Jalan Imam Barjo, hingga kawasan Jalan Pahlawan.

Tidak hanya kawasan Simpang Lima, aparat juga akan merekayasa arus lalu lintas di sepanjang Jalan Pemuda, tepatnya di area Balai Kota Semarang. Pemerintah kota menyulap kawasan tersebut menjadi panggung untuk menggelar agenda “Pancaran Ilahi Gema MTQ” yang siap menggemakan syiar Islam mulai pukul 17.00 WIB.

Oleh karena itu, Agustina mendesak warga yang memiliki mobilitas melintasi kawasan terdampak agar segera mencari rute alternatif. Ia meminta para pengendara untuk selalu menaati rambu-rambu lalu lintas dan mematuhi arahan petugas operasional di lapangan.

Guna mencegah kemacetan parah dan penumpukan kendaraan, Pemkot Semarang telah menyiagakan puluhan kantong parkir strategis. Pengunjung bisa menitipkan kendaraan roda dua maupun roda empat di area Tri Lomba Juang, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), eks-Gedung Matahari, RRI, dan kawasan Wonderia. Khusus untuk rombongan yang membawa armada bus, panitia memusatkan lokasi parkir di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

“MTTQ Nasional ini adalah hajatan kita bersama. Mari kita sambut para kafilah dan tamu dari seluruh Indonesia dengan kehangatan khas Semarang. Mohon sesuaikan rute perjalanan dan ikuti pengaturan petugas agar semua berjalan lancar,” pungkas Agustina.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA