Perputaran Ekonomi Melesat, Pameran UMKM MTQ Nasional Catat Transaksi Rp500 Juta Per Hari

waktu baca 2 menit
Rabu, 16 Sep 2026 00:52 14 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Pergelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, terbukti melampaui batas sekadar ajang kompetisi keagamaan. Hajatan akbar ini sukses menjelma sebagai mesin penggerak roda ekonomi yang menguntungkan masyarakat luas.

Melalui ajang Pameran Serambi Nusantara, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari berbagai penjuru Tanah Air berhasil membukukan estimasi nilai transaksi harian yang fantastis, yakni menembus angka Rp500 juta. Panitia memusatkan pameran ini di Kawasan Parkir Simpang Lima, Kota Semarang, mulai 12 hingga 19 September 2026.

Pameran berskala nasional ini menghadirkan total 150 stan yang memamerkan pesona kekayaan Nusantara. Ratusan tenda tersebut meliputi 24 stan perwakilan provinsi, 70 stan kabupaten/kota, 20 stan khusus kuliner, 10 stan mitra kerja, 12 stan kementerian, serta 14 stan pameran mandiri.

Para peserta pameran memamerkan ragam produk yang mencerminkan kekayaan daerah masing-masing. Pengunjung memborong aneka makanan lezat, hasil kerajinan tangan, fesyen masa kini, kain tenun tradisional, hingga berbagai produk kreatif lainnya.

Melihat antusiasme yang tinggi, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyempatkan diri meninjau langsung semarak pameran tersebut pada Senin (14/9/2026). Ia mendatangi sejumlah gerai untuk melihat lebih dekat deretan produk unggulan daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Per hari sekitar Rp500 juta pendapatan yang dihasilkan oleh mereka. Kalau satu minggu sudah berapa?. Bagus sekali ini,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi seusai meninjau pameran tersrbut pada Senin, 14 September 2026.

Luthfi menilai lonjakan transaksi ini membuktikan bahwa pergelaran MTQ memberikan dampak ganda yang sangat positif. Selain memperkuat nilai sosial dan keagamaan, ajang ini secara nyata menggerakkan ekonomi masyarakat bawah.

“Ini membuktikan bahwa melalui MTQ, UMKM ikut tumbuh dan berkembang. Mereka yang berasal dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota dapat bertemu sehingga kita bersama-sama merasakan perputaran ekonomi di wilayah Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Pemerintah menaruh harapan besar agar momentum MTQ ini mampu memperluas jangkauan pasar UMKM sekaligus membangun jejaring bisnis antardaerah yang terus hidup meskipun perhelatan telah usai.

Lonjakan antusiasme pengunjung ini turut diamini oleh peserta pameran asal Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Sekretaris I Dekranasda Mimika, Lintje Siwabessy Paiman, mengaku timnya sangat kewalahan melayani gelombang masyarakat yang menyerbu stan mereka.

“Hari pertama kami sampai kewalahan. Mungkin masyarakat ingin melihat apa saja yang dibawa oleh teman-teman dari Papua,” katanya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA