Songsong Indonesia Emas 2045, UIN Walisongo Dorong Mahasiswa Bangun Ketahanan Keluarga

waktu baca 2 menit
Rabu, 16 Sep 2026 01:17 14 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang mengambil langkah proaktif dengan menggelar Studium Generale atau kuliah umum bertajuk “Ketahanan Keluarga untuk Membentuk Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045”. Panitia memusatkan pergelaran akademik ini di Gedung Rektorat Lantai 4 Kampus UIN Walisongo pada Senin (14/9/2026).

Untuk membedah topik krusial tersebut, pihak kampus menghadirkan dua tokoh penting tingkat nasional. Mereka adalah Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI, Abu Rokhmad, dan Sekretaris Umum Pengurus Pusat Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI), Elvi Anita Afandi.

Membuka acara, Rektor UIN Walisongo Semarang, Musahadi, menyoroti urgensi ketahanan keluarga sebagai fondasi utama penopang ketahanan nasional. Ia menegaskan bahwa setiap keluarga wajib membangun pilar yang kuat melalui pemenuhan aspek kesehatan, kemapanan ekonomi, hingga kematangan psikologis.

Menyambung pandangan tersebut, Abu Rokhmad memaparkan bahwa pemerintah harus memulai pembangunan sumber daya manusia unggul dari lingkup terkecil, yakni keluarga. Ia membeberkan komitmen Kementerian Agama dalam mengawal generasi muda melalui program pembinaan berjenjang, mulai dari Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN), Bimbingan Perkawinan (BIMWIN), hingga pendampingan keluarga secara berkelanjutan.

Sementara itu, Elvi Anita Afandi mengajak para mahasiswa generasi Z (Gen Z) menyadari posisi strategis mereka dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ia mendorong para agen perubahan ini untuk menempa diri sejak masih duduk di bangku kuliah, salah satunya dengan mengambil peran aktif sebagai Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat.

“Penentu Indonesia Emas adalah kalian, mahasiswa Gen Z. Indonesia Emas mulai dari keluarga dan sumber daya manusia,” tegasnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA