Pimpin Aksi Konservasi Pesisir, Wali Kota Semarang Tanam 200 Cemara Laut di Pulau Tirang

waktu baca 3 menit
Senin, 13 Jul 2026 14:33 34 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, kembali membuktikan komitmen nyatanya dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir. Ia turun langsung memimpin Aksi Bersih Pantai dan Penanaman Cemara Laut di Pulau Tirang, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, pada Minggu (12/7/2026).

Karang Taruna Kecamatan Tugu menggagas agenda pelestarian alam ini sebagai langkah nyata merawat ekosistem pantai. Lebih dari itu, inisiatif pemuda ini juga menyokong penuh upaya pengembangan Desa Wisata Mangrove Tapak.

Mengusung tema “Dari Pulau Tirang untuk Bumi: Kolaborasi Hijau untuk Desa Wisata Mangrove Tapak”, acara ini sukses menarik partisipasi sekitar 150 peserta. Rombongan ini mencakup pengurus Karang Taruna, aktivis lingkungan, kalangan pelajar, warga setempat, pelaku UMKM, hingga perwakilan instansi pemerintah.

Panitia memulai rangkaian kegiatan di kawasan Tapak Tugu dengan menyambut hangat kedatangan Wali Kota. Setelah itu, para peserta melakukan penandatanganan komitmen bersama demi menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

Agustina mengambil langkah pertama untuk membubuhkan tanda tangan pada papan komitmen tersebut. Kemudian, perwakilan Karang Taruna dan berbagai elemen masyarakat turut mengikuti langkah sang Wali Kota.

Memanfaatkan momentum tersebut, Agustina menyerahkan 200 bibit cemara laut secara simbolis kepada Ketua Karang Taruna Kecamatan Tugu. Penyerahan ini menjadi wujud dukungan penuh pemerintah terhadap program penghijauan di kawasan pantai.

Ia mengingatkan para peserta agar penanaman bibit ini tidak berhenti sebatas perayaan seremonial belaka. Ia mendesak para pemuda untuk merawat tanaman tersebut hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat perlindungan bagi lingkungan.

“Setelah ini Karang Taruna tugasnya merawat, ya. Nanti setahun lagi saya datang, harus sudah tumbuh,” ujar Agustina.

Usai prosesi penyerahan bibit, rombongan menaiki perahu untuk menyeberang menuju area Pantai Tirang. Setibanya di lokasi, seluruh peserta langsung bergotong royong membersihkan tumpukan sampah sekaligus menanam bibit cemara laut di sepanjang bibir pesisir.

Aksi kolektif ini berfungsi sebagai langkah konservasi strategis untuk memperkuat benteng pertahanan pantai dari ancaman abrasi. Selain itu, penanaman pohon ini pasti akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekitar Pulau Tirang.

Pemerintah juga berharap kegiatan semacam ini mampu mendongkrak potensi Desa Wisata Mangrove Tapak sebagai destinasi liburan berbasis lingkungan (ekowisata). Kawasan pesisir yang bersih dan hijau terbukti selalu memikat lebih banyak wisatawan, yang otomatis membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM setempat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menegaskan kesiapannya untuk terus mendukung berbagai inisiatif mandiri masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Kawasan pesisir memegang peran yang sangat krusial bagi keberlanjutan ekosistem dan denyut kehidupan warga.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat umum, semua pihak berharap semangat merawat laut bisa terus menyala. Sinergi ini akan menjadikan kawasan pesisir Kota Semarang semakin hijau, tangguh menahan laju abrasi, dan sanggup mendatangkan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga di masa mendatang.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA