Perluas Jangkauan Layanan Kesehatan, Pemprov Jateng Gandeng RS Swasta Wujudkan Medical Tourism

waktu baca 2 menit
Rabu, 16 Sep 2026 21:06 13 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mempererat kolaborasi dengan jajaran rumah sakit swasta guna memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini bertujuan mempermudah dan mendekatkan akses warga terhadap fasilitas medis berkualitas di wilayah setempat.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan komitmen tersebut di sela-sela peresmian Queen Latifa Hospital Kota Semarang pada Selasa (15/9/2026).

Taj Yasin menjelaskan bahwa Pemprov Jateng terus menggulirkan pelbagai terobosan demi memotong jarak pelayanan kesehatan ke warga. Salah satu program andalan yang berhasil menembus 18 juta warga di seluruh pelosok provinsi ini yakni program Dokter Spesialis Keliling (Speling).

Inisiatif ini sukses memikat apresiasi tinggi dari pemerintah pusat. Menurutnya, program Speling tidak hanya mengejar target kuantitas warga yang terlayani, melainkan menerjunkan langsung para dokter spesialis ke tengah-tengah pemukiman masyarakat.

“Ada penilaian dari pemerintah pusat, kami dinobatkan yang terbaik dalam memberikan pelayanan kesehatan,” kata Taj Yasin.

Melalui pendekatan jemput bola ini, pemerintah berharap kepercayaan dan kenyamanan masyarakat terhadap kualitas tenaga kesehatan lokal semakin meningkat.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi pijakan kuat bagi Pemprov Jateng untuk memperkokoh fasilitas medis daerah, sekaligus menggebrak potensi Jawa Tengah sebagai destinasi wisata medis (medical tourism).

Taj Yasin menekankan bahwa pengembangan medical tourism menuntut pembuktian nyata kepada publik. Pemerintah dan fasilitas kesehatan harus mampu meyakinkan warga bahwa mutu layanan medis di Jawa Tengah sanggup bersaing dengan daerah lain, bahkan tidak kalah unggul dibanding rumah sakit luar negeri.

Ia mengapresiasi tren positif fasilitas kesehatan di Jateng yang makin gencar melahirkan inovasi dan penelitian medis. Perkembangan pesat ini ia nilai sebagai fondasi vital dalam merajut ekosistem medical tourism yang tangguh di Jawa Tengah.

Direktur Queen Latifa Hospital Semarang, Alviena Bestari Savitri, menyambut hangat wacana medical tourism yang Wagub Jateng gaungkan tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung visi besar pemerintah daerah dalam melayani masyarakat.

“Untuk Jawa Tengah Queen Latifah Hospital Semarang terutama siap untuk melayani,” katanya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA