Belum Pindah ke Hunian Tetap, Warga Jangli Bertahan di Tenda Hingga Dua Bulan ke Depan

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Apr 2026 11:34 10 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Warga terdampak bencana tanah gerak di wilayah Jangli, Kota Semarang, masih harus bertahan di tenda pengungsian sambil menunggu pembangunan hunian tetap yang belum rampung. Diperkirakan, mereka masih akan tinggal di lokasi sementara tersebut selama sekitar dua bulan ke depan.

Kondisi ini membuat para pengungsi harus kembali beradaptasi dengan keterbatasan fasilitas di tenda, termasuk akses ruang tinggal yang sempit serta kondisi cuaca yang tidak menentu. Meski demikian, warga memilih tetap bertahan sembari menunggu kepastian relokasi dari pemerintah.

Sejumlah warga mengaku berharap proses pembangunan hunian tetap dapat segera diselesaikan agar mereka bisa kembali menjalani kehidupan secara lebih layak dan aman. Pasalnya, tinggal terlalu lama di pengungsian dinilai tidak ideal, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Di sisi lain, pemerintah setempat terus berupaya mempercepat proses pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak. Selain itu, bantuan logistik dan kebutuhan dasar juga masih disalurkan guna memastikan kebutuhan para pengungsi tetap terpenuhi selama masa penantian.

Pemerintah juga memastikan bahwa relokasi dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kelayakan hunian, sehingga warga tidak lagi menghadapi risiko bencana serupa di masa mendatang.

Sementara itu, warga berharap adanya kepastian waktu yang lebih jelas terkait pemindahan ke hunian tetap, agar mereka dapat segera meninggalkan tenda pengungsian dan kembali menjalani aktivitas secara normal. (*)

LAINNYA