Beri Teladan Langsung, Wali Kota Agustina Wilujeng Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

waktu baca 2 menit
Kamis, 16 Jul 2026 17:11 31 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyambut langsung kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di kantornya, Jalan Pemuda, pada Selasa (14/7/2026). Ia memberikan data dirinya secara langsung kepada petugas dan menempelkan stiker tanda partisipasi. Langkah nyata ini ia lakukan sebagai bentuk keteladanan sekaligus ajakan agar seluruh warga Kota Semarang menyambut baik kedatangan para petugas sensus.

“Saya sudah ditanya-tanya banyak hal ya, dan lancar, enggak lama kok. Dan menurut Mbak Dini (petugas sensus, red) data kita dijamin kerahasiaannya, benar enggak, Mbak?” ujar Agustina menceritakan pengalaman langsungnya saat disensus.

“Benar Bu Walikota” jawab petugas sensus tersebut meyakinkan .

Setelah menyelesaikan proses pendataan, Agustina langsung bergerak memimpin Rapat Percepatan Sensus Ekonomi 2026 di Balai Kota. Ia mengumpulkan Sekretaris Daerah (Sekda), para asisten, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, hingga seluruh camat se-Kota Semarang. Forum koordinasi ini bertujuan mengevaluasi berbagai kendala di lapangan sekaligus mendongkrak angka capaian pendataan Kota Semarang yang saat ini masih bertengger di posisi 38 persen.

“Sensus ini tidak berkaitan dengan apa pun. Kalau ada kabar bahwa habis didatangi petugas sensus, kemudian didatangi petugas pajak, itu hanya berbarengan. Pemutakhiran data pajak oleh Bapenda sejak Mei merupakan proses pembaruan data yang berjalan terpisah dari Sensus Ekonomi” ujar Agustina.

Pada rapat tersebut, Wali Kota membeberkan sejumlah tantangan utama di lapangan. Ia menyoroti fenomena keraguan warga saat memberikan informasi, hingga sulitnya petugas menembus akses kawasan perumahan elite dan area industri. Karena program sensus ini hanya bergulir sepuluh tahun sekali, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kini tengah merumuskan skema pemberian apresiasi khusus bagi kecamatan yang berhasil mencetak capaian pendataan tertinggi. Langkah ini Pemkot ambil untuk mengejar target penyelesaian sebelum batas akhir pada 31 Agustus mendatang.

“Jangan takut ya, nanti kalau ada petugas sensus yang datang ke tempat warga. Mari kita dukung karena ini penting untuk mengambil kebijakan ekonomi pemerintah pusat,” ajak Agustina kepada seluruh warga Kota Semarang.

Mengambil langkah taktis, Agustina menginstruksikan seluruh camat agar segera memperkuat koordinasi wilayah. Ia meminta para pimpinan wilayah tersebut mengawal penuh proses pendataan hingga menyentuh akar rumput di tingkat kelurahan, RT, dan RW. Badan Pusat Statistik (BPS) turut mendukung langkah percepatan ini dengan memberikan jaminan keamanan mutlak. Pihak BPS memastikan sistem mereka akan langsung mengunci seluruh data yang masuk dan merahasiakan identitas warga sepenuhnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA