Gandeng KNPI, Agustina Dorong Potensi Wisata Kampung Semarang

waktu baca 2 menit
Rabu, 23 Sep 2026 22:32 41 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti terus mendorong kebangkitan sektor pariwisata dan kebudayaan berbasis kampung dengan merangkul daya kreasi generasi muda.

Langkah strategis tersebut mengemuka saat Agustina membuka Forum Diskusi Pemuda bertajuk “Semarang Waras Pemudane: Kupas Potensi Wisata Lokal Kota Semarang” di Hotel Pandanaran, Semarang, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan ini terwujud berkat kolaborasi antara DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang.

Agustina memaparkan bahwa Kota Atlas menyimpan kekayaan destinasi yang tersebar merata di 16 kecamatan dan 177 kelurahan, mulai dari situs sejarah, jelajah kuliner, hingga lanskap alam komunitas.

“Kota Semarang kaya akan potensi dan hidden gem, mulai dari wisata sejarah, kuliner, hingga wisata alam berbasis masyarakat seperti kawasan Goa Kreo, Waduk Jatibarang, hingga pesisir,” ujar Agustina.

Ia menegaskan, pengelola wilayah harus membungkus keunikan tingkat kampung dengan sentuhan konsep segar, penguatan narasi cerita (storytelling), serta adaptasi teknologi digital agar efektif memutar roda perekonomian warga.

Lebih lanjut, ia memandang partisipasi kaum muda dan komunitas kepemudaan menjadi kunci utama dalam melahirkan gagasan pembangunan kota yang inklusif.

“Kota Semarang memiliki sumber daya dan fasilitas, sementara pemuda memiliki energi, kreativitas, dan jejaring. Ketika ini dikolaborasikan, destinasi lokal bisa menjadi ruang tumbuh UMKM dan pemberdayaan masyarakat,” kata dia.

Pada kesempatan serupa, Ketua DPD KNPI Kota Semarang Yohana Citra Mahardhika menyampaikan bahwa inisiatif “Semarang Waras Pemudane” memantik nalar kritis pemuda dalam menangkap peluang ekonomi di lingkungan sekitar.

“Setiap wilayah di Semarang memiliki cerita, tradisi, dan keunikan kuliner tersendiri. Melalui forum ini, KNPI mengajak pemuda untuk hadir sebagai pencerita, pencipta konten, dan penggerak ekonomi kampung,” kata Citra.

Pertemuan yang melibatkan 40 perwakilan organisasi kepemudaan serta pegiat wisata ini berhasil menyusun peta persebaran potensi wilayah sekaligus merumuskan strategi penguatan merek (branding) kawasan.

Kepala Disbudpar Kota Semarang Indriyasari memastikan seluruh gagasan dari para pemuda tersebut akan melengkapi pertimbangan strategis dinas dalam menentukan arah prioritas penataan destinasi wisata lokal ke depan.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA