LPS: Masyarakat Tak Lagi ‘Makan Tabungan’, Simpanan di Bank Tumbuh di Semua Segmen

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Jul 2026 11:55 7 Rudi Sidarta

NALARMEDIA.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan kondisi tabungan masyarakat di perbankan nasional menunjukkan tren positif sepanjang 2026. Pertumbuhan simpanan terjadi pada seluruh kelompok nasabah, mulai dari tabungan bernilai di bawah Rp100 juta hingga simpanan lebih dari Rp5 miliar.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi masyarakat mulai membaik. Menurutnya, masyarakat tidak lagi mengandalkan tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti yang sempat terjadi pada periode sebelumnya.

“Semua masih tumbuh, baik tabungan di bawah Rp100 juta maupun di atas Rp5 miliar. Semuanya menunjukkan pertumbuhan yang positif,” ujar Anggito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, meningkatnya dana masyarakat yang masuk ke perbankan mencerminkan perbaikan sirkulasi ekonomi. Dana yang tersimpan di bank dinilai mampu mendukung aktivitas sektor riil sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.

Menurut Anggito, pertumbuhan simpanan menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi sekaligus memperkuat likuiditas sektor perbankan.

Sebelumnya, LPS melaporkan simpanan masyarakat dengan saldo di bawah Rp100 juta tumbuh 4,95 persen secara tahunan (year on year/yoy) hingga Mei 2026. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada akhir Desember 2025 yang tercatat sebesar 3,43 persen.

Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank Doddy Zulverdi menilai data tersebut menunjukkan tidak adanya indikasi masyarakat menguras tabungan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kalau melihat data simpanan sampai Rp100 juta yang masih tumbuh positif bahkan lebih tinggi dibanding akhir tahun lalu, maka fenomena masyarakat makan tabungan tidak terlihat,” kata Doddy.

LPS juga mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan nasional masih tumbuh kuat. Hingga Mei 2026, DPK meningkat 13,47 persen (yoy) dengan kontribusi dari seluruh kelompok simpanan.

Sementara itu, kelompok nasabah dengan saldo di atas Rp5 miliar juga tetap mencatatkan pertumbuhan dua digit, yakni 21,45 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, meski sedikit melambat dari pertumbuhan 22,76 persen pada Desember 2025.

Doddy menegaskan seluruh kategori simpanan, mulai dari saldo di bawah Rp100 juta hingga di atas Rp5 miliar, masih mengalami pertumbuhan positif.

“Seluruh kelompok simpanan tumbuh positif. Ini menunjukkan kondisi penghimpunan dana masyarakat di perbankan masih terjaga dengan baik,” ujarnya.

LPS menilai tren tersebut menjadi sinyal positif bagi stabilitas sektor keuangan nasional sekaligus mencerminkan mulai pulihnya aktivitas ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi global.(**)

LAINNYA