NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai Rp28,01 miliar kepada Kabupaten Brebes sebagai upaya percepatan pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (7/5/2026).
Bantuan yang diberikan mencakup berbagai sektor, mulai dari pembangunan desa, pertanian, pendidikan, sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat. Salah satunya bantuan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di empat titik dengan total anggaran Rp921 juta.
Selain itu, sektor pertanian dan peternakan turut mendapat dukungan lebih dari Rp7 miliar. Bantuan tersebut meliputi rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan irigasi perpipaan, bantuan benih padi dan jagung, pengembangan komoditas perkebunan, hingga sarana produksi bawang merah.
Pemprov Jateng juga memberikan bantuan cadangan pangan bagi masyarakat di daerah rawan pangan, bantuan pembangunan rumah bagi korban bencana, sambungan listrik gratis, pompa air tenaga surya, serta bantuan sosial untuk kelompok usaha dan ekonomi kreatif masyarakat.
Tak hanya itu, dukungan juga diberikan dalam bentuk bantuan internet desa, pengembangan desa wisata, bantuan pendidikan, hingga sarana bagi nelayan dan lembaga pendidikan keagamaan.
Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan Kabupaten Brebes menjadi salah satu daerah prioritas dalam program penanganan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah. Menurutnya, jumlah penduduk yang besar dan luas wilayah yang cukup luas membuat Brebes membutuhkan perhatian lebih melalui kerja sama berbagai pihak.
“Bantuan ini merupakan bentuk kolaborasi untuk mempercepat pengentasan kemiskinan agar daerah tidak tertinggal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengurangan angka kemiskinan masih menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan data yang ada, angka kemiskinan di Brebes masih menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah sehingga membutuhkan intervensi berkelanjutan.
Berbagai program juga terus dijalankan Pemprov Jateng, mulai dari renovasi rumah tidak layak huni, penanganan stunting, layanan kesehatan gratis, sekolah gratis bagi keluarga kurang mampu, hingga penyaluran bantuan sosial.
Di sisi lain, Pemprov Jateng juga terus mendorong investasi dan pengembangan kawasan industri baru untuk membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia.
“Maka setiap daerah diminta menyiapkan kawasan industri baru, termasuk Brebes yang akan menjadi bagian pengembangan tersebut,” kata Luthfi.
Sementara itu, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemprov Jateng. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu karena menyentuh berbagai sektor yang berkaitan langsung dengan pengentasan kemiskinan.
Ia memastikan seluruh bantuan akan dikawal agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Brebes. (*)