Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah, Pemprov Jateng Gandeng Jatma Aswaja Bangun Ketahanan Moral dan Ekonomi

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 07:52 22 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kolaborasi dengan Jamiyyah Thariqah Mu’tabarah Ahlussunnah Wal Jama’ah (Jatma Aswaja), sebuah organisasi keagamaan yang didirikan oleh ulama kharismatik, Maulana Habib Luthfi bin Yahya. Kehadiran organisasi ini dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas moral bangsa.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, menyampaikan harapannya agar kegiatan-kegiatan Jatma Aswaja dapat melibatkan pemerintah daerah sebagai bentuk sinergi yang berkelanjutan. Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Jatma Aswaja kabupaten/kota se-Jawa dan DIY di Pondok Pesantren Darul Ulum, Batang, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, kerja sama ini penting untuk memperkuat nilai-nilai perjuangan organisasi, sekaligus menjadikan Jatma Aswaja sebagai benteng moral di tengah dinamika sosial masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Jatma Aswaja, Hilmi Yahya Zaini, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tidak hanya bergerak di bidang spiritual, tetapi juga berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Ia menjelaskan, pihaknya tengah mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas dengan target pengelolaan ribuan hektare lahan untuk komoditas seperti jagung, tebu, maupun padi, yang disesuaikan dengan potensi masing-masing daerah. Program tersebut dirancang melalui kolaborasi dengan BUMN dan BUMD.

Tak hanya itu, Jatma Aswaja juga membentuk Badan Pembela Tanah Air (Bapeta) sebagai upaya memperkuat ketahanan sosial serta menjaga wibawa kepemimpinan ulama di tingkat akar rumput.

Hingga Mei 2026, Jatma Aswaja telah memiliki kepengurusan di sembilan provinsi dengan sekitar 900 cabang yang tersebar di wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua (Rois Am) Pengurus Besar Jatma Aswaja, Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, mengungkapkan rasa bangganya kepada Taj Yasin yang merupakan putra dari ulama besar, KH Maemoen Zubair. Ia pun berpesan agar kebanggaan tersebut diiringi dengan doa, agar kepemimpinan di Jawa Tengah dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, Habib Luthfi juga mengingatkan seluruh pihak untuk senantiasa menjaga tutur kata dan menyampaikan hal-hal yang baik dalam kehidupan sehari-hari. (*)

LAINNYA