Seminar USM LCC Soroti Pentingnya Generasi Muda Berani Praktik Berbahasa Inggris

waktu baca 2 menit
Senin, 31 Agu 2026 14:36 15 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Penguasaan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya kini menjadi senjata utama bagi generasi muda untuk menembus ketatnya persaingan global. Tidak hanya sekadar menghafal teori tata bahasa, anak muda juga wajib memupuk keberanian mental untuk mempraktikkan komunikasi secara langsung.

Pesan krusial tersebut menjadi sorotan utama dalam rangkaian Seminar Nasional bertajuk “Being Brave to Speak English”. Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC) sukses menggelar acara inspiratif ini di area Kampus Universitas Semarang pada Jumat (28/8/2026). Sekitar 100 peserta yang terdiri atas kalangan mahasiswa, pelajar SMA, hingga jajaran dosen tampak antusias mengikuti jalannya acara.

Pihak penyelenggara mendatangkan langsung pakar pendidik bahasa Inggris asal Melbourne, Australia, Aaron O’Brien. Dalam forum tersebut, Aaron membagikan pengalaman berharganya untuk memotivasi peserta agar berani membangun rasa percaya diri saat menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi pergaulan internasional.

Direktur USM LCC, Adi Ekopriyono, menegaskan bahwa kompetensi berbahasa asing kini menjadi syarat mutlak bagi para pelamar di berbagai sektor, baik ranah pendidikan maupun dunia kerja profesional. Ia menilai tantangan terbesar generasi saat ini bukan lagi pada pemahaman kosakata, melainkan keberanian untuk melisankannya dalam obrolan sehari-hari.

“Di era globalisasi, generasi muda dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik, termasuk dalam bahasa Inggris. Selain itu, penguasaan bahasa asing lain seperti Mandarin, Jepang, Korea, maupun Arab juga semakin dibutuhkan,” ujarnya.

Sepanjang sesi seminar, pemateri mengajak peserta untuk membedah beragam strategi jitu dalam meningkatkan keterampilan berbicara melalui pendekatan yang komunikatif. Diskusi ini juga menggarisbawahi pentingnya pendidik menciptakan ekosistem belajar yang suportif, sehingga siswa berani berbicara tanpa harus dihantui rasa takut berbuat salah.

Sosok Aaron O’Brien sendiri sangat populer sebagai pendidik yang cerdik memanfaatkan kekuatan media digital untuk merangkul pembelajar dari berbagai belahan dunia. Melalui platform daring, ia rutin menyuplai materi edukasi dan tips praktis menguasai bahasa Inggris yang sangat mudah pelajar dan mahasiswa serap.

Kemeriahan acara ini tidak hanya berhenti pada sesi bincang edukasi. Pihak USM LCC dan Aaron O’Brien langsung meneken nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah konkret untuk memperluas jaringan kerja sama di bidang inovasi pembelajaran bahasa dan pertukaran ilmu pengetahuan.

Lewat perhelatan ini, pihak kampus berharap seluruh peserta bisa membawa pulang wawasan segar tentang signifikansi keterampilan komunikasi lintas bahasa. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan untuk mendongkrak rasa percaya diri generasi muda agar siap menghadapi kerasnya tantangan dunia profesional yang semakin kompetitif.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA