Wagub Taj Yasin Serahkan Tali Asih, Apresiasi 41 Anak Pati Penghafal Al-Qur’an di Usia Belia

waktu baca 2 menit
Minggu, 6 Sep 2026 22:52 25 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyerahkan hadiah tali asih (bisyaroh) kepada 41 anak penghafal Al-Qur’an. Penyerahan apresiasi ini berlangsung khidmat dalam acara Haflah Khotmil Qur’an XVI di Pondok Pesantren Anak Tahfidzul Qur’an (PPATQ) Raudlatul Falah Bermi, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, pada Sabtu (5/9/2026).

Rombongan penghafal cilik tersebut terdiri dari 11 santri putra dan 30 santri putri. Mereka sukses merampungkan hafalan 30 juz pada usia yang sangat belia. Santri termuda bahkan baru menginjak usia sembilan tahun, sementara rata-rata peserta lainnya berada di kisaran umur 11 tahun.

Taj Yasin memberikan apresiasi tinggi atas capaian luar biasa anak-anak tersebut. Ia menilai keberhasilan merampungkan hafalan di usia dini akan menjadi modal positif bagi para santri untuk meneruskan jenjang pendidikan dan memacu potensi mereka di berbagai bidang keilmuan lainnya.

Tokoh yang akrab dengan sapaan Gus Yasin ini berpesan agar prestasi tersebut tidak lantas membuat para santri berpuas diri lalu berhenti belajar. Ia justru mendorong anak-anak untuk menjadikan hafalan ini sebagai pijakan kuat dalam mendalami disiplin ilmu lain yang selaras dengan minat dan bakat masing-masing.

Untuk memotivasi para santri, Taj Yasin mencontohkan kisah perjalanan hidup Imam Syafi’i yang sukses menghafalkan Al-Qur’an sejak usia tujuh tahun. Ulama besar tersebut terus melanjutkan proses belajarnya dengan mendalami keahlian bahasa Arab hingga akhirnya menguasai ilmu fikih secara paripurna.

“Khatam Al-Qur’an bukan capaian akhir. Ini adalah permulaan. Masih banyak yang perlu dipelajari,” ujarnya.

Taj Yasin turut menaruh harapan besar terhadap proses belajar mengajar di lingkungan pesantren. Ia meminta para pengasuh tidak sekadar memburu penguasaan materi ilmu, tetapi juga mengutamakan pembentukan karakter luhur para santri. Oleh karena itu, para pendidik memegang peran krusial untuk menuntun anak-anak dalam menumbuhkan sikap dan kepribadian yang mulia.

Pada puncak acara, Taj Yasin turun langsung memberikan dana tali asih kepada masing-masing anak penghafal Al-Qur’an. Penyerahan bisyaroh ini mewakili rasa bangga pemerintah atas ketekunan luar biasa dari anak-anak tersebut.

Program tali asih ini membuktikan tingginya perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terhadap anak-anak berprestasi di bidang keagamaan. Pemerintah secara konsisten menyalurkan program bisyaroh kepada para hafiz dan hafizah di seluruh penjuru Jawa Tengah. Inisiatif ini hadir sebagai wujud penghargaan negara sekaligus pelecut semangat agar generasi penerus bangsa terus mengembangkan kualitas pendidikan mereka.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA