Pemkot Semarang minta maaf atas insiden truk tangki, korban bentor diberi bantuan pengobatan dan perbaikan kendaraan. NALARMEDIA.COM – Pemerintah Kota Semarang menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan truk tangki air milik Dinas Pekerjaan Umum dengan seorang pengemudi bentor (becak motor) di Jalan Abdurrahman Saleh, Selasa (23/12) pagi.
Kejadian sekitar pukul 08.00 WIB itu menimbulkan keprihatinan mendalam dan menjadi perhatian serius Pemkot Semarang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Suwarto, menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama dalam setiap pelayanan publik, termasuk operasional kendaraan dinas.
“Kami menyampaikan permohonan maaf dan keprihatinan atas kejadian ini. Kami telah menemui pengemudi bentor untuk memastikan kondisi korban. Pengemudi kendaraan dinas telah kami skorsing sementara dan kami berkoordinasi dengan BKPP terkait sanksi lanjutan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.
Sebagai langkah tanggung jawab, pengemudi truk tangki air yang terlibat telah dipanggil dan diperiksa. Ia dikenakan sanksi skorsing sementara, dengan proses penanganan disiplin lebih lanjut sesuai ketentuan.
Pada sore hari setelah kejadian, jajaran Pemkot Semarang bersama Dinas Pekerjaan Umum mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisi kesehatan. Dalam kesempatan itu, pengemudi truk tangki juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pengemudi bentor.
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka ringan. Pemkot Semarang memberikan bantuan pengobatan serta perbaikan bentor yang rusak akibat insiden tersebut.
Pemkot menegaskan bahwa permohonan maaf tidak menghapus proses pemeriksaan dan penegakan disiplin. Kendaraan dinas disebut sebagai sarana pelayanan publik yang wajib mengutamakan keselamatan dan etika berlalu lintas.
Setiap pelanggaran akan ditindak tegas dan transparan demi menjaga kepercayaan masyarakat.