DPRD Apresiasi Pelantikan 354 Pejabat Pemkot Semarang, Tekankan Profesionalitas dan Integritas

waktu baca 3 menit
Selasa, 10 Mar 2026 16:31 26 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM – Kalangan legislatif memberikan apresiasi terhadap langkah Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, yang melantik ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Semarang. Pelantikan tersebut berlangsung pada Selasa (10/3/2026) di Gedung Moch Ikhsan Balaikota Semarang.

Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Gumilang Febriansyah, menyampaikan bahwa pelantikan pejabat merupakan kewenangan penuh kepala daerah. Meski demikian, para pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas pemerintahan dengan profesional serta menjunjung tinggi integritas.

“Kami tentu menghormati hak prerogatif wali kota dalam pelantikan ini. Namun yang terpenting, pejabat yang dilantik harus mampu bekerja secara profesional dan berintegritas,” ujarnya usai menghadiri pelantikan.

Ia juga berharap para pejabat yang menempati posisi baru dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di masing-masing organisasi perangkat daerah maupun wilayah kerja mereka.

Menurutnya, tujuan utama dari penempatan pejabat tersebut adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kota Semarang.

Febri turut menyoroti penerapan sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan di lingkungan Pemkot Semarang. Ia menilai konsep tersebut secara umum sudah baik dan bahkan telah mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan sistem tersebut sangat bergantung pada pelaksanaannya di lapangan agar benar-benar mampu menempatkan aparatur yang kompeten serta memiliki integritas.

“Secara konsep manajemen talenta ini sudah bagus dan bahkan diakui secara nasional. Tinggal bagaimana implementasinya benar-benar memastikan orang yang ditempatkan sesuai penilaian dan mampu menjalankan tugasnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelumnya Komisi A juga telah mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk segera mengisi sejumlah jabatan yang kosong, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Selama ini, kata dia, cukup banyak posisi camat, lurah, maupun kepala seksi di kelurahan yang kosong akibat pejabat memasuki masa pensiun, sehingga berpotensi memengaruhi kinerja pelayanan publik.

Dengan adanya pelantikan tersebut, Febri menilai langkah Pemkot Semarang sudah menjawab kebutuhan pengisian jabatan yang selama ini dinantikan.

Meski demikian, ia mengingatkan agar proses pengisian jabatan ke depan dapat dilakukan secara cepat setiap kali terjadi kekosongan, sehingga roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

Diketahui, sebanyak 354 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Semarang resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Aula Gedung Moch Ikhsan Balaikota Semarang. Para pejabat tersebut terdiri dari pejabat administrator dan pejabat pengawas yang akan mengisi berbagai posisi strategis di tingkat organisasi perangkat daerah hingga wilayah kecamatan dan kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti berpesan agar para pejabat yang baru dilantik mampu melanjutkan capaian kinerja pejabat sebelumnya sekaligus memperbaiki berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan.

Ia mengibaratkan tugas tersebut seperti pelari estafet yang menerima tongkat dari pendahulunya untuk kemudian diteruskan hingga mencapai tujuan.

“Mereka harus seperti pelari estafet yang menerima tongkat dari pendahulunya. Harus mampu melanjutkan keberhasilan, memperbaiki yang masih kurang, dan menghadapi tantangan untuk mencapai tujuan,” ujarnya.

Selain itu, Agustina juga menegaskan bahwa proses pengangkatan jabatan harus bebas dari praktik permintaan uang. Ia mengingatkan seluruh aparatur sipil negara yang dilantik agar tidak terlibat dalam praktik tersebut.

“Saya juga menegaskan terkait isu adanya permintaan uang. Hal seperti itu harus dihentikan karena tidak baik dan bisa berujung pada persoalan hukum,” tegasnya. (*)

LAINNYA
x