NALARMEDIA.COM – Duka mendalam yang menyelimuti keluarga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) korban musibah di Kabupaten Kendal mendapat perhatian serius dari UIN Walisongo Semarang. Kampus tersebut menyerahkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp420 juta sebagai bentuk perlindungan dan kepedulian terhadap mahasiswa yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis pada Selasa (8/4/2026) dengan dihadiri pimpinan kampus, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta keluarga korban. Momen tersebut berlangsung haru, menjadi pengingat akan risiko yang dihadapi mahasiswa dalam kegiatan lapangan seperti KKN.
Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. Musahadi, menegaskan bahwa santunan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan sosial bagi mahasiswa. Ia menyebut, perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan mahasiswa selama menjalankan aktivitas akademik di luar kampus.
“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya didorong untuk mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga mendapatkan perlindungan maksimal dari berbagai risiko,” ujarnya.
Pihak BPJS Ketenagakerjaan turut menekankan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi mahasiswa, terutama dalam kegiatan berisiko seperti KKN. Program ini diharapkan dapat menjadi mitigasi risiko sekaligus memberikan rasa aman bagi mahasiswa dan keluarga.
Tragedi yang menimpa mahasiswa KKN tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian di lapangan tidak lepas dari potensi bahaya. Santunan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus memperkuat komitmen perlindungan mahasiswa di masa depan. (*)