Semarak MTQ Gajahmungkur, Bukti Kesiapan Semarang Sambut MTQ Nasional 2026

waktu baca 3 menit
Kamis, 18 Jun 2026 15:49 14 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Kota Semarang terus menggaungkan semangat menyambut Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-XXXI tahun 2026 hingga ke tingkat wilayah. Sebagai salah satu langkah persiapan, Pemerintah Kecamatan Gajahmungkur resmi membuka ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan di halaman kantor setempat pada Rabu (17/6).

Acara pembukaan ini berlangsung sangat meriah. Sejumlah tokoh penting turut hadir, mulai dari Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Semarang Elly Asmara, Ketua LPTQ Kota Semarang, Camat Gajahmungkur, hingga perwakilan KUA, MUI, dan aparat TNI-Polri. Para lurah, dewan hakim, peserta, beserta pendamping juga ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Dalam laporannya, Ketua Panitia MTQ Gajahmungkur, Alfrida, menyebutkan bahwa kompetisi tahun ini berhasil menarik 246 peserta. Jumlah tersebut mencakup 126 peserta cabang MTQ dan 120 peserta lomba rebana. Alfrida menilai tingkat partisipasi yang tinggi ini membuktikan antusiasme luar biasa masyarakat dalam menyiarkan Al-Qur’an. Hal ini tentu menjadi modal penting bagi Kota Semarang yang akan bertindak selaku tuan rumah MTQ Nasional pada tahun depan.

Ketua Pelaksana Harian LPTQ Kota Semarang turut mengapresiasi konsistensi Kecamatan Gajahmungkur dalam membina generasi muda. Selama ini, masyarakat mengenal Gajahmungkur sebagai wilayah yang rutin mencetak peserta berprestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“MTQ tingkat kecamatan seperti ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan berjenjang untuk mencetak qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Semarang,” ujarnya.

Mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Kabag Kesra Setda Kota Semarang Elly Asmara menegaskan bahwa ajang MTQ tingkat kecamatan merupakan bagian dari ikhtiar besar pemerintah kota. Langkah ini bertujuan untuk mematangkan persiapan Kota Semarang dalam menyambut MTQ Nasional ke-XXXI yang akan berlangsung pada 11–20 September 2026 mendatang.

Elly menjelaskan, peran sebagai tuan rumah menuntut persiapan yang matang, bukan sekadar menyiapkan sarana dan prasarana fisik. Pemerintah juga harus menyiapkan sumber daya manusia dan memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Semarang terus mendorong penyelenggaraan MTQ dari tingkat kelurahan hingga kecamatan guna membuka ruang pembinaan sekaligus meningkatkan partisipasi warga.

“Kami ingin MTQ Nasional 2026 tidak hanya sukses sebagai sebuah penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan dampak positif berupa semakin kuatnya budaya Qur’ani, meningkatnya kualitas generasi muda, serta tumbuhnya semangat kebersamaan masyarakat Kota Semarang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Elly memandang perhelatan MTQ Nasional sebagai momentum strategis untuk menampilkan wajah Kota Semarang. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa Semarang adalah kota yang religius, toleran, inklusif, dan sangat siap menyambut tamu dari penjuru Nusantara.

“Pemerintah Kota Semarang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan MTQ Nasional XXXI. Kesuksesan ajang ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kebanggaan seluruh warga Kota Semarang,” tambahnya.

Rangkaian acara pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Gajahmungkur ini mencapai puncaknya saat Kabag Kesra Setda Kota Semarang memukul bedug. Melalui ajang ini, pemerintah berharap dapat menemukan bibit-bibit unggul yang siap berprestasi, sekaligus memompa semangat seluruh elemen Kota Semarang dalam menyongsong perhelatan akbar MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA