Ahmad Luthfi Kucurkan Rp400 Juta untuk Atasi Banjir Rob di Pati

waktu baca 2 menit
Kamis, 25 Jun 2026 06:32 4 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, merespons cepat bencana banjir rob yang menerjang Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Ketika meninjau lokasi secara langsung pada Selasa (23/6/2026), ia menginstruksikan jajarannya untuk segera mengambil langkah darurat demi mencegah air laut kembali merendam permukiman warga.

“Kami sudah melakukan pengecekan, sudah kita rapatkan dan finalkan. Hari ini sudah kita ambil keputusan bahwa yang paling utama dalam waktu dekat adalah membuat tanggul,” kata Luthfi di lokasi.

Untuk merealisasikan langkah tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengalokasikan dana sebesar Rp400 juta. Dana ini akan mendanai proyek perbaikan tanggul Tunggulsari sepanjang kurang lebih 450 meter. Langkah taktis ini bertujuan menahan limpasan air laut agar tidak lagi menggenangi rumah-rumah penduduk.

Tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, Pemprov Jateng turut mendistribusikan berbagai bantuan kemanusiaan senilai total Rp316 juta. Bantuan ini mencakup kebutuhan logistik, bahan pokok, obat-obatan, hingga perlengkapan sekolah bagi warga yang menjadi korban bencana.

“Kepala desa tolong pastikan bantuan ini tepat sasaran. Segera bagikan kepada masyarakat,” kata Luthfi saat memberikan arahan dalam rapat terbatas.

Gubernur juga menugaskan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta BPBD Provinsi Jawa Tengah untuk mengawal pemulihan pascabencana secara intensif. Saat ini, Dinas Kesehatan telah mengirimkan tim medis untuk melayani warga terdampak. Sementara itu, Dinas Pendidikan mendapat tugas untuk mendata sekolah maupun siswa yang membutuhkan bantuan pendidikan segera.

Sebagai solusi jangka menengah dan panjang, Pemprov Jateng bersama Pemkab Pati dan instansi terkait siap merancang strategi penanganan yang lebih komprehensif. Mereka berencana menggandeng pemerintah pusat untuk merevitalisasi kawasan pesisir lewat penanaman mangrove, sekaligus mengkaji rencana pembangunan tanggul permanen serta pemecah ombak (breakwater).

“Nanti kita rapatkan kembali untuk ngambil-ngambil langkah yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Kunjungan Luthfi ke desa tersebut mendapat sambutan hangat penuh tangis haru dari warga setempat. Seorang warga bernama Sugiono bahkan spontan menghampiri dan memeluk sang gubernur untuk mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran pemerintah di tengah masyarakat Tunggulsari. Ia menitipkan harapan agar pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol supaya permukiman bebas dari ancaman rob.

“Semoga dengan kunjungan Pak Gubernur dan bantuannya, bermanfaat bagi warga kami. Bantuannya ada sembako, kasur, macam-macam kebutuhan rumah tangga. Semua sudah terlaksana tinggal bagi,” ujarnya.

Jumiah, warga lainnya yang rumahnya mendapat tinjauan langsung dari Luthfi, juga merasakan kelegaan serupa. Saat bertemu gubernur, ia membagikan cerita mengenai kondisi rumahnya yang sebelumnya sempat terendam air laut hingga mencapai ketinggian 50 sentimeter.

“Kemarin airnya lumayan tinggi. Terima kasih Pak Gubernur sudah mau berkunjung dan menengok kami,” ujarnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA