Gelar Gebyar Fest 81, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Bank Jateng Transformasi Jadi Bank Sejuta Umat

waktu baca 3 menit
Kamis, 13 Agu 2026 02:41 20 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Bank Jateng secara serentak menyelenggarakan ajang Gebyar Fest 81 di 35 kabupaten dan kota se-Provinsi Jawa Tengah. Rangkaian festival meriah ini berlangsung selama lima hari berturut-turut, mulai tanggal 12 hingga 16 Agustus 2026.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menaruh harapan besar agar perhelatan akbar ini mampu merekatkan hubungan Bank Jateng dengan seluruh lapisan masyarakat. Ia mendorong entitas perbankan daerah ini untuk bertransformasi menjadi bank sejuta umat yang kelak memegang kendali sebagai poros utama perekonomian Jawa Tengah.

“Kita perlu mengembangkan Bank Jateng menjadi bank sejuta umat yang dekat dan dimiliki oleh masyarakat,” kata Luthfi saat pembukaan Gebyar Fest 81 di Kantor Pusat Bank Jateng, Jalan Pemuda, Kota Semarang, Rabu, 12 Agustus 2026.

Perayaan Gebyar Fest 81 ini bergulir serentak di 44 kantor cabang yang tersebar di Jawa Tengah, DKI Jakarta, hingga Yogyakarta guna menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. Panitia meracik agenda ini dengan beragam kegiatan menarik, mulai dari pameran UMKM binaan, peluncuran fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Bank Jateng, hingga penandatanganan akad kredit massal bagi 1.100 debitur.

Pada kesempatan emas tersebut, Luthfi menginstruksikan jajaran manajemen Bank Jateng untuk memperluas jangkauan kredit agar menyentuh semua sendi ekonomi masyarakat. Ia mendorong pemerataan kucuran pembiayaan, mulai dari sektor padat karya hingga padat modal, dari kawasan industri berskala besar hingga pelaku UMKM, serta dari pembiayaan kepemilikan rumah hingga kredit kendaraan bermotor. Langkah strategis ini akan memastikan seluruh warga, dari tingkat provinsi hingga pelosok desa, benar-benar merasakan manfaat nyata kehadiran Bank Jateng.

Merespons arahan tersebut, Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko, menegaskan bahwa Gebyar Fest 81 memiliki makna yang lebih mendalam ketimbang sekadar acara seremonial tahunan. Ia menilai festival ini sebagai wujud nyata kehadiran bank dalam menebar manfaat untuk menggenjot kesejahteraan dan menumbuhkan roda ekonomi daerah.

Demi memacu laju pertumbuhan ekonomi, Bank Jateng terus membuka akses pembiayaan yang luas bagi para pelaku usaha kecil agar mereka bisa segera naik kelas. Pada saat yang sama, bank juga gencar mengucurkan fasilitas kredit perumahan dan beragam skema pembiayaan produktif lainnya.

“Hari ini kita melakukan akad kredit massal kepada 1.100 debitur, kredit ini fokus pada program pemerintah untuk mengentaskan dan menaikkan kelas pelaku usaha kecil dan masyarakat berpenghasilan rendah. Nilainya mencapai Rp279,1 miliar,” katanya.

Bank Jateng menyalurkan kucuran dana ratusan miliar tersebut sepanjang periode Juli hingga Agustus 2026. Rinciannya mencakup 136 fasilitas kredit kendaraan bermotor dengan total plafon Rp4,77 miliar, Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk 708 debitur senilai Rp174 miliar, serta program KPR-KPP bagi 256 debitur dengan total serapan dana Rp99 miliar.

Khusus untuk Kredit Program Perumahan (KPP), Bank Jateng sukses mencatatkan angka penyaluran hingga Rp1 triliun sampai saat ini. Pencapaian fantastis tersebut sukses menobatkan Bank Jateng sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan volume penyaluran KPP terbesar di seluruh Indonesia. Angka ini bahkan diproyeksikan terus bertambah seiring rencana penyaluran KPP lanjutan yang menyentuh angka Rp500 miliar ke depannya.

“Bank Jateng berkomitmen sebagai mitra pembangunan daerah melalui akses pembiayaan,” ujarnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA