Astra Motor Jateng Ingatkan Teknik Pengereman Jadi Kunci Keselamatan di Jalan Raya

waktu baca 2 menit
Senin, 31 Agu 2026 14:11 15 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Setiap pengendara sepeda motor wajib menguasai teknik pengereman sebagai aspek krusial dalam berkendara. Kemampuan ini menjadi sangat penting ketika pemotor harus membelah padatnya lalu lintas perkotaan yang sering kali menuntut reaksi pengereman secara mendadak.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah (Jateng), Burhanudin Mey, menegaskan bahwa kelihaian pengendara dalam mengontrol laju kendaraan merupakan faktor utama untuk menjamin keselamatan di jalan raya.

Mengusung kampanye keselamatan berkendara bertajuk #Cari_Aman, Astra Motor Jateng terus mengedukasi para pemotor untuk memahami teknik pengereman yang benar sekaligus memaksimalkan fitur keselamatan bawaan pabrik pada kendaraan mereka.

Salah satu teknologi mutakhir yang sangat membantu pemotor adalah Anti-lock Braking System (ABS). Sistem pintar ini bekerja aktif mencegah roda terkunci saat pengendara menarik tuas rem secara tiba-tiba, sehingga laju motor tetap stabil dan mudah mereka kendalikan.

Lebih dari itu, teknologi ABS juga menjaga daya cengkeram ban terhadap permukaan aspal secara optimal. Fitur ini sangat terasa manfaatnya ketika motor harus melintasi medan jalan yang licin akibat guyuran hujan atau lapisan pasir.

Bagi pemilik motor berteknologi ABS, mereka bisa memantau kondisi sistem pengereman ini secara langsung melalui panel indikator di area speedometer. Layar informasi tersebut akan langsung memberi sinyal peringatan jika peranti ABS mengalami gangguan teknis.

Walaupun pabrikan terus menelurkan teknologi keselamatan yang canggih, Burhanudin kembali mengingatkan bahwa fitur semahal apa pun tidak akan pernah bisa menggantikan tingkat kewaspadaan dan kelihaian sang pengendara.

Pemotor tetap harus proaktif menjaga jarak aman dengan kendaraan lain yang melaju di depannya. Selain itu, mereka wajib menyesuaikan batas kecepatan dengan kondisi lalu lintas, serta memahami ritme dan momen yang tepat saat mengeksekusi rem.

“Teknologi sekadar alat bantu. Kemampuan mengontrol jarak aman serta teknik pengereman yang tepat dari pengendara tetap menjadi kunci utama keselamatan berkendara di jalan raya,” ujar Burhanudin.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar pemotor pantang mengandalkan fitur canggih kendaraan seratus persen. Kesadaran membaca situasi sekitar, penguasaan teknik berkendara yang mumpuni, serta penerapan prinsip keselamatan yang konsisten, memegang peran paling vital untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA