Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0, Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

waktu baca 3 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 15:25 4 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Amerika Serikat sukses menaklukkan Australia dengan skor meyakinkan 2-0. Hasil manis ini memastikan langkah tuan rumah bersama Piala Dunia 2026 tersebut melaju ke babak 32 besar, meski mereka masih menyisakan satu pertandingan di Grup D.

Kemenangan beruntun ini semakin membakar semangat para pendukung setia tim Stars and Stripes. Skuad kebanggaan Amerika Serikat kini mendapat kepastian setidaknya lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik di turnamen.

Prestasi impresif ini sekaligus memecahkan rekor yang sudah lama tertidur. Tim asuhan Mauricio Pochettino berhasil memenangkan dua laga beruntun di ajang Piala Dunia, sebuah pencapaian yang belum pernah mereka raih sejak edisi perdana pada tahun 1930.

Hebatnya lagi, para pemain Amerika Serikat membuktikan ketangguhan mereka meski tampil tanpa sang bintang, Christian Pulisic. Pemain andalan tersebut terpaksa menepi dari lapangan hijau karena mengalami cedera betis.

Sejak menit awal di Seattle Stadium, Amerika Serikat langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan lini pertahanan Socceroos asuhan Tony Popovic. Folarin Balogun membuka jalan lewat serangan cepat yang merepotkan dari sisi kiri pertahanan lawan.

Umpan silang Balogun ke dalam kotak penalti justru membentur bek Australia, Cameron Burgess. Bola yang berbelok arah itu akhirnya masuk ke gawang sendiri pada menit ke-11.

Menjelang akhir babak pertama, Amerika Serikat sukses menggandakan keunggulan mereka. Tembakan Sergino Dest dari luar kotak penalti sempat mengenai pemain bertahan dan melambung tinggi ke arah gawang.

Alex Freeman yang berada di posisi tepat langsung menyambut bola liar tersebut. Anak dari salah satu legenda Super Bowl ini melakukan sundulan akurat yang mendahului jangkauan kiper Patrick Beach, sehingga merubah papan skor menjadi 2-0 pada menit ke-43.

Folarin Balogun nyaris memperlebar jarak keunggulan, namun Alessandro Circati tampil sigap menyelamatkan gawang Australia. Dua gol pada babak pertama ini terbukti cukup bagi tim tuan rumah untuk mencatatkan clean sheet perdana mereka dalam sepuluh pertandingan terakhir.

Berdasarkan data statistik, Amerika Serikat kini mengukir sejarah sebagai tim pertama di Piala Dunia yang mendapat keuntungan dari gol bunuh diri lawan pada dua pertandingan berturut-turut. Folarin Balogun pun pantas dinobatkan sebagai Pemain Terbaik dalam laga penuh energi ini.

Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, menyampaikan kebanggaannya: “Saya pikir ini pertandingan yang luar biasa, babak pertama yang sangat bagus. Saya pikir kami mendominasi pertandingan. Ketika undian dilakukan pada bulan Desember, saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Saya sangat senang untuk para penggemar. Mustahil bagi Christian [Pulisic] untuk bermain, tetapi jika ingin memenangkan kompetisi, kami membutuhkan seluruh tim.”

Sementara itu, pelatih Australia, Tony Popovic, mengutarakan pandangannya tentang pertandingan: “Saya tidak tahu apakah ini karena suasana pertandingan, tapi kami terlihat lesu, kaki terasa berat. Mereka lebih cepat, lebih bertenaga, memenangkan setiap duel, setiap bola kedua, dan ketika Anda melakukan itu, sangat sulit untuk mendapatkan momentum, lalu kami kebobolan dua gol mudah. ​​Saya pikir reaksi di babak kedua sangat luar biasa. Menghadapi kebisingan di sini melawan negara tuan rumah, saya pikir para pemain menunjukkan betapa bagusnya mereka di babak kedua..”

Folarin Balogun sang motor serangan juga turut menambahkan: “Kami ingin memulai dengan cepat seperti saat melawan Paraguay dan itu membuat pertandingan jauh lebih mudah. ​​Saya sangat senang untuk Alex Freeman dia sangat rendah hati dan bersahaja yang mencetak gol pertamanya di Piala Dunia. Mampu membalas kepercayaan para penggemar di panggung terbesar sangat berarti bagi saya. Kami akan beristirahat dan memulihkan diri. Kami masih ingin memenangkan pertandingan berikutnya melawan Turki. Yang terpenting adalah kami tetap rendah hati, dan saya yakin kami dapat melakukan hal-hal baik.”

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA