Bukan Lagi Lawan Penjajah, Taj Yasin Tegaskan Peran Santri Saat Ini Fokus Sejahterakan MasyarakatNALARMEDIA.COM– Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan, semangat perjuangan santri pada masa kini harus diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Semangat itu ditanamkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada warganya. Salah satunya melalui penyaluran bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan jamban bagi warga yang membutuhkan.
Hal itu disampaikan Taj Yasin seusai menghadiri kegiatan Pembekalan dan Pentasharufan (penyaluran) Bantuan Jambanisasi dan RTLH oleh Baznas Provinsi Jawa Tengah, di Kota Tegal, Kamis 22 Oktober 2026.
Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, terutama melalui Resolusi Jihad yang diserukan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.
“Peringatan Hari Santri Nasional itu utamanya untuk mengukuhkan jati diri kita sebagai santri. Hari ini, seperti yang disampaikan Pak Gubernur, penguatan santri bukan lagi untuk mengusir penjajah, tetapi bagaimana membuat masyarakat di lingkungan kita menjadi lebih sejahtera,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Jawa Tengah menyalurkan bantuan senilai Rp697,89 juta untuk pembangunan 97 jamban dan rehabilitasi empat rumah tidak layak huni di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.
Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin juga berharap bantuan yang disalurkan tidak hanya meringankan kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi menjadi bagian dari proses pemberdayaan agar penerima manfaat semakin mandiri secara ekonomi.
Ia bahkan berharap masyarakat yang saat ini menerima bantuan kelak mampu meningkatkan taraf hidupnya hingga menjadi pemberi zakat atau muzakki.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas yang hari ini mentasarufkan bantuan untuk sekitar 97 jamban dan empat rumah, dengan nilai sekitar Rp600juta. Ini merupakan salah satu refleksi dari Hari Santri,” kata Gus Yasin.
Menurutnya, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah perlu terus diperkuat agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Karena itu, peran Baznas menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan warga.
Ketua Baznas Jawa Tengah, Ahmad Darodji, menyampaikan, bantuan jambanisasi senilai Rp617,89 juta disalurkan ke tiga daerah. Rinciannya, Kabupaten Pemalang sebanyak 54 unit senilai Rp343,98 juta, Kabupaten Brebes 26 unit senilai Rp165,62 juta, dan Kota Tegal 17 unit senilai Rp108,29 juta.
Sementara bantuan rehabilitasi RTLH diberikan kepada empat penerima di Kabupaten Pemalang, masing-masing Rp20 juta, dengan total Rp80 juta.(*)