Dalam Sepekan, Wali Kota Agustina Bawa Semarang Boyong Tiga Penghargaan

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Nov 2026 01:25 1 Rudi Sidarta

NALARMEDIA.COM – Kota Semarang mencatatkan capaian dalam tiga ajang penghargaan nasional sepanjang 2 hingga 6 November 2026. Dalam rentang lima hari, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng membawa pulang tiga penghargaan yang mencakup bidang kerukunan dan keamanan, transformasi digital, serta inovasi pengelolaan sampah.

Rangkaian capaian tersebut dimulai pada Senin (2/11) melalui Anugerah Cita Negeri 2026 yang diselenggarakan Kompas TV. Kota Semarang meraih kategori Cita Daerah Damai & Aman. Penghargaan ini mengapresiasi upaya daerah dalam menjaga kerukunan masyarakat dan keamanan lingkungan, dengan parameter indeks kerukunan umat beragama serta angka kriminalitas.

Tiga hari kemudian, Kamis (5/11), Semarang kembali meraih pengakuan melalui Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2026 yang diselenggarakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Semarang memperoleh dua predikat sekaligus, yakni Kota Terbaik se-Indonesia dan Kota Terbaik dalam Provinsi. Agustina menerima langsung penghargaan tersebut di Auditorium Sukadji Ranuwihardjo, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Yogyakarta.

Rangkaian penghargaan berlanjut pada Jumat (6/11) melalui CNN Indonesia Awards 2026 di JW Marriott Hotel Jakarta. Semarang memperoleh kategori Excellence in Smart Waste Management Innovation melalui pengembangan AISSA (Artificial Intelligence Solusi Sampah). Sistem cerdas ini memanfaatkan teknologi CCTV untuk mendeteksi penumpukan sampah di TPS, memantau jadwal pengangkutan, hingga mencegah pembuangan liar secara real-time.

Agustina menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam berbagai capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan menjadi pengakuan atas kerja bersama sekaligus dorongan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Dalam seminggu ini Hatrick….Penghargaan ini adalah kerja keras bersama, bagaimana berbagai upaya yang kita lakukan benar-benar dirasakan masyarakat. Transformasi digital harus memudahkan pelayanan, inovasi pengelolaan sampah harus membantu menyelesaikan persoalan lingkungan, dan pembangunan kota harus menjaga kehidupan masyarakat yang aman serta rukun,” ujar Agustina.

Ia menegaskan, pengembangan inovasi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan keterlibatan masyarakat. Teknologi, menurutnya, harus menjadi alat untuk memperkuat kerja pemerintahan dan menjawab kebutuhan warga.

Agustina berharap rangkaian capaian tersebut dapat memacu seluruh perangkat daerah untuk terus berbenah, memperkuat kolaborasi, serta menjaga konsistensi dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Capaian ini menjadi motivasi untuk terus bekerja dan meningkatkan kualitas pelayanan. Kami ingin Semarang terus berkembang melalui inovasi yang bermanfaat, lingkungan yang terjaga, serta kehidupan masyarakat yang semakin baik,” pungkasnya.(**)

LAINNYA