Dari Rumah Berlantaikan Tanah, Sailah Kini Nikmati Hunian Layak Berkat Bantuan RTLH Pemprov Jateng

waktu baca 3 menit
Selasa, 14 Jul 2026 16:22 32 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Kebahagiaan memancar dari wajah Sailah (50), seorang warga Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen. Ia dan keluarganya kini menempati rumah yang jauh lebih nyaman dan sehat berkat bantuan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Sebelumnya, keluarga kecil ini harus bertahan bertahun-tahun tinggal di dalam rumah berlantai tanah dengan kondisi dinding yang belum berlapis plester.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengunjungi langsung kediaman Sailah yang baru saja selesai melewati tahap perbaikan pada Selasa (14/7/2026).

“Ya, hari ini kita control RTLH di desa dampingan di Kebumen. Kita cek, kita pastikan bukan hanya rumahnya, tetapi juga bagaimana kondisi keluarganya,” kata Taj Yasin.

Saat melakukan peninjauan tersebut, tokoh yang akrab dengan sapaan Gus Yasin ini tidak sekadar mengecek hasil fisik bangunan rumah. Ia juga menyempatkan diri menggali informasi langsung mengenai dinamika perekonomian keluarga sang pemilik rumah.

Keluarga Sailah memang berjuang menghadapi impitan ekonomi yang pas-pasan. Ade Suratman, suami Sailah, tengah merantau jauh ke Cirebon, Jawa Barat, demi mencari nafkah dengan berjualan cilok. Sementara itu, Sailah bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) untuk membantu menopang kebutuhan dapur. Beban keluarga bertambah karena anak sulung mereka belum juga mendapatkan pekerjaan, walau sudah mengantongi ijazah SMA.

Merespons kendala ekonomi keluarga tersebut, Taj Yasin memastikan Pemprov Jawa Tengah akan turun tangan. Ia berjanji akan menghubungkan anak Sailah dengan beragam peluang kerja dan program peningkatan keterampilan. Pemerintah menyiapkan opsi akses bursa kerja, kelas pelatihan vokasi, hingga pendaftaran program magang, termasuk tawaran kesempatan berkarir di Jepang.

“Anaknya sudah lulus SMA. Kita coba link-kan (hubungkan) ke dunia usaha atau pekerjaan,” ujarnya.

Pada kesempatan membahagiakan itu, Sailah mengutarakan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada jajaran Pemprov Jateng. Bantuan bedah rumah tersebut sukses menyulap kondisi tempat tinggalnya menjadi jauh lebih sehat dan layak.

“Terima kasih banyak atas bantuannya. Rumah jadi bagus. Dulu rumah masih tanah, temboknya belum diplester. Sekarang sudah lebih layak,” tutur Sailah.

Ketua RT 02 RW 02 Desa Ayamputih, Edi Mulyanto, turut memberikan penjelasan mengenai proses pencairan bantuan ini. Ia membeberkan bahwa usulan bantuan dana RTLH senilai Rp20 juta tersebut bermula dari inisiatif tingkat RT. Pengurus lingkungan kemudian meneruskan usulan itu kepada pemerintah desa hingga akhirnya Pemprov Jateng memberikan lampu hijau persetujuan.

Edi menyebutkan bahwa keluarga penerima menggabungkan dana bantuan pemerintah tersebut dengan uang swadaya mandiri. Warga setempat secara bergotong royong mengeksekusi renovasi rumah agar selesai dengan sempurna. Proses perbaikan menyasar sejumlah bagian vital, mulai dari membongkar atap, mengganti genteng, memasang balok dan kaso baru, merenovasi kusen pintu dan jendela, hingga membenahi tampilan depan rumah.

Walaupun keluarga Sailah kini memiliki hunian yang layak, Edi tetap menaruh harapan besar agar pemerintah melanjutkan bentuk perhatian sosial lainnya. Ia sangat berharap pemerintah mengucurkan program pemberdayaan untuk mendongkrak kemandirian ekonomi keluarga warganya tersebut.

“Kondisi rumah sudah jauh lebih baik. Sekarang harapan kami, Bu Sailah dan keluarganya juga bisa mendapatkan pendampingan ekonomi,” ujarnya.

Sebagai catatan tambahan, Pemprov Jateng secara konsisten mengeksekusi program perbaikan RTLH secara masif di berbagai wilayah. Pemerintah mencatat keberhasilan merealisasikan bedah rumah sebanyak 17.000 unit sepanjang tahun 2025 lalu. Memasuki tahun 2026 ini, Pemprov kembali melanjutkan program sosial tersebut dengan mematok target perbaikan sebanyak 5.000 unit hunian warga.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA