Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tekankan Langkah Pencegahan Kasus Kekerasan Seksual di Demak

waktu baca 2 menit
Selasa, 9 Jun 2026 14:14 24 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., memberi perhatian khusus terhadap kasus dugaan kekerasan seksual oleh oknum pengasuh padepokan di Kabupaten Demak.

Beliau meminta seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat langkah pencegahan agar tragedi serupa tidak terjadi lagi di masa depan.

“Semua komponen masyarakat harus ikut serta dalam rangka mencegah. Mencegah itu lebih bagus daripada menindak,” ujar Gubernur di sela Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Tengah di Gedung Berlian, Kota Semarang, Senin (8/6/2026).

Ahmad Luthfi menilai semua pihak wajib menaruh perhatian penuh pada upaya pencegahan dan penanganan kasus ini. Beliau berharap Kementerian Agama, pemerintah daerah, tokoh agama, hingga masyarakat umum segera mengambil peran aktif sesuai kapasitas dan tanggung jawab masing-masing.

Kasus yang terjadi di lingkungan padepokan ini memicu keprihatinan mendalam. Publik menilai lembaga pendidikan atau wadah keagamaan seharusnya menjadi ruang yang aman dan nyaman untuk menimba ilmu. Ironisnya, oknum tidak bertanggung jawab justru memanfaatkan posisi dan otoritasnya untuk mencari mangsa.

Selain itu, aparat penegak hukum harus memastikan proses peradilan terhadap pelaku tetap berjalan tegas untuk memberikan efek jera.

Bukan hanya fokus pada penghukuman pelaku, pemerintah daerah juga perlu menjamin pendampingan psikologis yang intensif bagi para korban. Tim ahli atau pendamping trauma healing harus segera turun tangan membantu memulihkan kondisi mental korban yang terguncang akibat peristiwa traumatis tersebut.

Sebagai informasi, publik mulai menyoroti kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan pengasuh padepokan di Demak ini setelah korban berani melapor langsung kepada pihak berwajib.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA