Petugas Karantina Kepulauan Riau memeriksa komoditas 188,7 ton cengkih asal Natuna sebelum diberangkatkan ke Semarang. NALARMEDIA.COM – Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau memeriksa secara ketat pengiriman 188,7 ton cengkih dari Natuna menuju Semarang, Jawa Tengah. Petugas memastikan komoditas ini aman dan terbebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) sebelum berangkat untuk memenuhi kebutuhan industri.
Kepala Karantina Kepulauan Riau, Hasim, menyampaikan bahwa pihaknya menjalankan proses pemeriksaan berlapis yang mencakup kelengkapan administrasi hingga pengujian laboratorium. Ia menegaskan bahwa hasil uji membuktikan komoditas tersebut aman untuk melintasi antarwilayah.
“Sampel cengkih telah diuji di laboratorium Karantina Tumbuhan di Batam. Hasilnya menunjukkan komoditas bebas dari kumbang tanduk panjang dan hama penggerek batang yang termasuk OPTK A2. Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, kami menerbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antararea (KT-3),” kata Hasim pada Senin, 15 Juni 2026.
Sementara itu, Penanggung Jawab Satuan Pelayanan Natuna BKHIT Kepulauan Riau, Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa Natuna menyimpan potensi sumber daya alam yang sangat besar pada sektor pertanian dan perikanan. Meskipun perikanan masih mendominasi aktivitas perdagangan, ia menyebut sektor pertanian kini mulai menunjukkan perkembangan yang pesat.
“Natuna memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, baik pertanian maupun perikanan. Saat ini perikanan memang masih mendominasi aktivitas perdagangan, tetapi sektor pertanian juga terus berkembang. Dari Januari sampai Mei, komoditas unggulan seperti cengkih sudah tersertifikasi dan pengirimannya mencapai sekitar 200 ton ke berbagai daerah seperti Kalbar, Kepri, hingga Pulau Jawa,” ujar Iwan.
Ia menambahkan bahwa petugas menjalankan proses pengawasan sesuai standar operasional yang berlaku. Langkah ini meliputi pemeriksaan administrasi, uji laboratorium, hingga pengecekan fisik langsung di gudang dan saat proses pemuatan barang.
Selain menjamin keamanan komoditas, Karantina Kepulauan Riau juga terus mendorong para pelaku usaha agar meningkatkan kesadaran dalam memenuhi persyaratan karantina sebelum mengirim barang antarwilayah. Upaya ini memegang peranan penting untuk menjaga kualitas hasil pertanian Natuna, melancarkan distribusi perdagangan, dan mendongkrak daya saing komoditas unggulan daerah di tingkat nasional.