Pemprov Jateng Bagikan Tali Asih untuk 76 Santriwati Penghafal Al-Qur’an di Kudus

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Jun 2026 14:51 21 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap para penghafal kitab suci. Pada Rabu, 10 Juni 2026, Pemprov menyerahkan bisyarah atau tali asih kepada 76 santriwati yang sukses menghafalkan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Tanfidz Putri Yanbu’ul Qur’an 2, Kabupaten Kudus.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, hadir langsung untuk menyerahkan apresiasi tersebut. Beliau memberikan tali asih ini secara simbolis saat menghadiri Haflatul Hidzaq ke-5 di Pondok Tanfidz Putri Yanbu’ul Qur’an 2.

Menariknya, Taj Yasin menegaskan bahwa Pemprov tidak memandang asal usul Kartu Tanda Penduduk (KTP) penerima. Setiap santri yang menghafal Al-Qur’an di wilayah Jawa Tengah berhak mendapatkan apresiasi ini. Buktinya, dari total 76 penerima, 19 santriwati di antaranya justru berasal dari luar daerah, termasuk Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, hingga Pulau Kalimantan.

Melalui program ini, Wakil Gubernur berharap para penghafal Al-Qur’an dapat membawa keberkahan tersendiri. Khususnya, agar roda pemerintahan di Provinsi Jawa Tengah dapat berjalan semakin lancar dan berkah.

Kebahagiaan tentu terpancar dari wajah para penerima, salah satunya Lintang Parahita. Santriwati asal Karawang, Jawa Barat ini merasa sangat senang dan sangat berterima kasih atas perhatian Pemprov Jateng. “Rencananya ditabung untuk melanjutkan kuliah di Mesir,” ujarnya.

Filda Rania, santriwati yang berasal dari Surabaya, juga merasakan hal serupa. Usai menjalani prosesi wisuda, wajahnya tampak berseri-seri mensyukuri pencapaiannya sekaligus berterima kasih atas apresiasi dari pemerintah daerah. “Semoga berkah dan sukses selalu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Tidak hanya para santri, rasa syukur juga datang dari orang tua wali. Hasan Chabibie, salah satu wali santri yang menyempatkan hadir di sela-sela kesibukan tugasnya di Jakarta, mengaku sangat mengapresiasi langkah pemerintah ini. Ia menilai Pemprov Jateng memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan pesantren. “Ini sangat positif untuk pengembangan dan pembelajaran para santri di pondok pesantren,” ucapnya.

Hasan berharap program apresiasi ini mampu memompa motivasi seluruh santri. Dengan begitu, mereka bisa terus bersemangat menimba ilmu dan menghafal Al-Qur’an di mana pun mereka berada.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA