Program Rumah Subsidi Wujudkan Mimpi Buruh Pabrik di Brebes Miliki Hunian Sendiri

waktu baca 2 menit
Sabtu, 9 Mei 2026 18:14 41 Ella Elisa

NALARMEDIA.COM — Mimpi memiliki rumah sendiri akhirnya bisa dirasakan Nur Atikah, seorang buruh pabrik rokok di Kabupaten Brebes. Melalui program rumah subsidi pemerintah, perempuan yang juga seorang single parent itu kini menempati rumah tapak di Perumahan Grand Amartha, Kelurahan Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.

Rumah tersebut bahkan menjadi lokasi kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, pada Sabtu (9/5).

Bagi Nur Atikah, memiliki rumah pribadi bukan hal mudah. Dengan penghasilan sekitar Rp2,4 juta per bulan sebagai buruh pabrik rokok, ia harus menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membayar cicilan rumah subsidi tipe 30/60 tersebut.

Melalui skema pembiayaan rumah subsidi, Atikah mengangsur rumah selama 20 tahun dengan cicilan sekitar Rp1 juta setiap bulan. Sementara sisa penghasilannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama anak-anaknya.

Meski tidak ringan, ia tetap mantap mengambil keputusan membeli rumah agar memiliki tempat tinggal yang layak dan aman untuk keluarganya.

Setiap hari, Atikah bekerja di pabrik rokok yang berjarak sekitar 20 menit dari rumahnya. Akses yang dekat menuju tempat kerja menjadi salah satu keuntungan yang ia rasakan setelah memiliki rumah subsidi tersebut.

Baginya, rumah itu bukan sekadar bangunan sederhana, melainkan tempat pulang dan ruang nyaman untuk membesarkan anak-anaknya.

“Alhamdulillah di sini aman, tidak pernah banjir. Kondisinya juga jalannya bagus,” ungkapnya di hadapan Maruarar Sirait dan Ahmad Luthfi.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah untuk melihat secara langsung dampak program rumah subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Di Perumahan Grand Amartha, rumah subsidi dipasarkan dengan harga sekitar Rp166 juta untuk tipe 30/60. Kawasan hunian tersebut dikembangkan oleh PT Anugrah Jaya Land dengan total 116 unit rumah di atas lahan sekitar 13,5 hektare.

Perumahan itu juga telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti listrik PLN 1.300 watt, sumber air sumur artesis, jalan utama beton selebar tujuh meter, drainase, taman bermain, hingga ruang interaksi warga berupa joglo.

Selain itu, lokasi perumahan berada cukup dekat dengan fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pusat Kota Brebes, hingga Mall Pelayanan Publik sehingga dinilai mendukung kebutuhan masyarakat sehari-hari. (*)

LAINNYA