Ribuan Jemaah Jateng Bersholawat Doakan Korban Bencana NTT dan Kalimantan

waktu baca 2 menit
Senin, 24 Agu 2026 11:23 17 Fajrul Amienurrahman Mahmud

NALARMEDIA.COM – Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati area halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk mengikuti pengajian akbar Jateng Bersholawat pada Minggu (23/8/2026) malam. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar acara megah ini sebagai malam puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jateng sekaligus menyambut momen Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Lebih dari sekadar perayaan daerah, majelis ini menjelma menjadi panggung solidaritas umat untuk mengirimkan doa bagi para korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, dan berbagai wilayah nusantara lainnya.

“Semoga saudara-saudara kita dikuatkan dan segera recovery (pulih) dari bencana, termasuk Jawa Tengah agar dijauhkan dari bencana,” ucap Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat memberikan sambutan.

Melalui forum religius tersebut, Luthfi memimpin langsung ribuan jemaah untuk melangitkan doa demi kedamaian, keamanan, dan kesejahteraan seluruh warga Jawa Tengah. Ia juga memanfaatkan momen kebersamaan ini untuk merangkul seluruh elemen masyarakat agar bersatu padu membangun daerah. Luthfi menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mampu memajukan provinsi ini jika hanya bekerja sendirian.

Sang Gubernur secara terbuka mengakui bahwa selama 1,6 tahun menakhodai Jawa Tengah bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, pemerintah masih memiliki setumpuk pekerjaan rumah. Mereka terus berupaya keras merampungkan berbagai program demi meneruskan estafet perjuangan 15 gubernur pendahulunya.

Oleh karena itu, Luthfi mempersilakan masyarakat untuk terus memberikan saran maupun kritik membangun. Ia menilai kontribusi pemikiran dari warga akan menjadi cambuk penyemangat bagi pemerintah untuk mewujudkan pembangunan yang lebih merata.

Sementara itu, penceramah kondang Ustaz Wijayanto yang hadir sebagai mubalig memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Pemprov Jateng. Ia memuji langkah taktis pemerintah yang memilih merayakan hari ulang tahun daerah dengan menggelar majelis selawat dan doa bersama.

“Tema besarnya juga luar biasa, gumregut nyawiji, artinya dari Jawa Tengah kita bersatu untuk membangun Indonesia dan Jawa Tengah yang berkeadaban,” ujar dia.

Pandangan serupa juga meluncur dari Habib Ali Zainal Abidin Assegaf di sela-sela memandu lantunan selawat ribuan jemaah. Ia mengingatkan bahwa aktivitas berselawat bersama merupakan wujud nyata masyarakat dalam meneladani sifat luhur Rasulullah SAW yang selalu mengajarkan pentingnya menjaga persatuan dan merawat kepedulian antarsesama manusia.

“Dengan berselawat, kita berdoa untuk Jawa Tengah semoga masyarakatnya guyub rukun, damai, aman, dan sejahtera. Semoga apa yang belum tercapai di bawah kepemimpinan Pak Luthfi dan Gus Yasin, bisa dimudahkan dan dilancarkan. Kita juga berdoa untuk saudara kita di NTT dan seluruh daerah di Indonesia,” ujarnya.

Fajrul Amienurrahman Mahmud

LAINNYA